alexametrics

Menikmati Alun-Alun ‘Reborn’

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Kota Semarang semakin hebat. Wajah kota terus dipercantik. Alun-alun Semarang di Kauman, Johar yang sempat “hilang”, kini sudah dikembalikan dengan desain yang lebih modern. Alun-alun Semarang ‘Reborn’ ini sudah mulai dibuka. Pagar seng yang mengelilingi sudah beberapa hari dibuka. Warga pun bisa menikmati meski belum diizinkan memasuki kawasan tersebut.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan proyek yang sudah dimulai sejak 2018 itu akan bisa dinikmati masyarakat tahun ini. Fisik alun-alun sudah terlihat rapi, hanya tinggal membangun sarana di sekitarnya. “Tahun ini bisa dipakai. Setelah serah terima dari kontraktor bisa dipakai,” kata wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Baca juga:  World Cleanup Day, Bersihkan Pantai dan Tanam Ribuan Mangrove

Anggaran yang digelontorkan yaitu berasal dari APBD Kota Semarang yaitu Rp 40 miliar di tahun 2018, Rp 40 miliar di tahun 2019, dan tahun ini Rp 50 miliar untuk sarana prasarana di sekitar alun-alun. “Ini desainnya baru tapi titiknya sama seperti dulu. Kita ingin kembalikan kawasan alun-alun,” katanya.

Alun-alun seluas 9,184 hektare itu dibangun dengan memiliki basement untuk parkir motor dan menampung pedagang. Di atasnya ada alun-alun berumput yang nyaman untuk santai. Di sisi luarnya yang berlantai tegel, terlihat garis yang difungsikan untuk saf ketika alun-alun digunakan untuk salat berjamaah.

Sriyadi, warga Purwodinatan, Semarang Tengah mengaku bangga karena alun-alun yang sempat menjadi Pasar Yaik itu sudah dikembalikan. “Sekarang tampak lebih lapang. Tidak sek-sekan lagi. Bersih dan rapi,” katanya.

Baca juga:  Pengusaha Lintas Sektor Dukung Hendi Lanjutkan Pembangunan

Selain itu, kini warga memiliki ruang terbuka untuk tempat bersantai dan berkumpul dengan keluarga. “Desainnya bagus banget. Terima kasih Pak Wali,” pujinya. (ewb/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya