alexametrics

Banjir Jakarta, Okupansi Hotel di Semarang Tinggi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Bencana banjir di Jakarta, membawa berkah bagi industri perhotelan di Semarang. Banyak wisatawan asal Jakarta yang memperpanjang atau extended untuk menginap di Semarang.

Wakil Ketua PHRI Jateng Bambang Mintosih mengatakan, jika okupansi beberapa hotel berbintang pada awal Januari ini masih tinggi. Wisatawan asal Jakarta, memilih memperpanjang menginap di Semarang. “Seminggu ini masih full booking. Banjir Jakarta membuat pelancong memilih memperpanjang menginap di Semarang,” katanya Jumat (3/1) kemarin.

Pria yang akrab disapa Benk Mintosih menjelaskan, okupansi pada awal tahun ini lebih baik dibandingkan dua tahun lalu. Selain banjir, Kota Semarang saat ini menjelma sebagai kota wisata. “Okupansi sekitar 80 persen, dua tahun lalu di bawah 60 persen. Para pelancong sengaja menuju Semarang karena ingin berwisata. Tahu kalau Jakarta banjir, mereka langsung memperpanjang,” tuturnya.

Baca juga:  Sri Adiati, Pensiunan Guru Kini Kelola Tempat Penitiapan Anak

Majunya pariwisata, lanjut General Manager Star Hotel Semarang ini, bisa dilihat dari lama menginap tamu hotel. Dua tahun lalu, lama menginap tamu hotel sekitar satu malam. “Saat ini minimal dua malam,” tandanya

Sementara itu, Sale Executive Hotel Citra Dream Semarang, Vincentia Litha menerangkan, pada Jumat (3/1) kemarin, okupansi di hotel tempanya bekerja berkisar diangka 60 persen. Angka itu paling banyak disumbang oleh pengunjung asal Jakarta yang memilih memperpanjang menginap. “Kebanyakan memang tamu dari Jakarta, mereka banyak yang memperpanjang lama menginap. Alesannya karena Jakarta banjir,” tambahnya.

Dirinya memprediksi, okupansi akan terus menanjak hingga Jumat (3/1) malam. Selain karena akhir pekan, juga banyak pelancong yang mampir ke Semarang. “Kalau malam nanti bisa samai 80 persen, biasanya bertahan sampai Minggu besok,” jelasnya

Baca juga:  Setelah Banjir dan Longsor, Kota Semarang Diterjang Puting Beliung

Terpisah, Public Relations Hotel Ciputra Semarang Shela Tiara mengakui, jika banyak tamu yang memperpanjang lama menginap. Jumlahnya bahkan hampir 50 persen dari jumlah tamu menginap di hotel yang terletak di kawasan Simpang Lima ini. “Sampai Sabtu masih full okupansi, diangka 91 persen karena banyak tamu yang extended,” tuturnya.

Tingginya okupansi ini, lanjut dia, membuat pihak hotel milih menutup pemesanan kamar melalui online travel agent. Pihal hotel sendiri hanya melayani tamu walk in atau yang datang langsung. “Beberapa tamu berasal dari Jakarta, tahu kalau rumahnya kebanjiran akhirnya memilih tinggal di Semarang,” pungkasnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya