alexametrics

Josss..Dari Bandara Akan Dibangun Flyover ke Arteri Yos Sudarso

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Sejumlah megaproyek akan dibangun di Kota Semarang pada 2020 ini. Setidaknya ada empat pembangunan infrastruktur yang sudah siap dikerjakan di awal 2020 ini. Keempat megaproyek itu adalah pembangunan flyover dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani hingga ke Jalan Arteri Yos Sudarso, proyek jembatan penghubung Srondol – Sekaran, flyover Jalan Setiabudi Banyumanik, dan flyover Simpang Pedurungan.

Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin mengatakan, untuk megaproyek pembangunan flyover dari Bandara Ahmad Yani sampai Jalan Arteri Yos Sudarso akan menelan anggaran sebesar Rp 160 miliar. “Sedangkan proyek jembatan penghubung Srondol – Sekaran dianggarkan sebesar Rp 200 miliar,” ujar Iswar kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (1/1).

Baca juga:  PPKM, Begini Aturan Akad Nikah di KUA

Dikatakan, pembangunan flyover Bandara Ahmad Yani sampai Jalan Arteri Yos Sudarso bertujuan untuk memecah krodit arus lalulintas. Tentunya juga mempercantik wajah Kota Semarang.

“Selama ini di wilayah itu sering macet, karenanya sudah dari dulu kita kirim proposal ke pemerintah pusat supaya dibangun flyover, dan sekarang baru akan teralisasi,” ujarnya.

Sedangkan untuk jembatan penghubung Srondol – Sekaran, pembangunannya sekaligus membuka akses kedua wilayah tersebut. Selama ini masyarakat dari Gunungpati, khususnya Kelurahan Sekaran, jika hendak ke Tembalang atau Srondol harus melewati jalan memutar. Yakni, melalui jalur Jatingaleh atau Ungaran, Kabupaten Semarang. Hal itu dinilai tidak efektif. Sebab, sebenarnya ada jalan pintas lebih dekat. Hanya saja, perlu dibangun jembatan penghubunga.

Baca juga:  Bioskop Belum Diizinkan Buka

“Pemkot Semarang akhirnya akan membangun jembatan penghubung dua wilayah itu. Insya’Allah di 2020 ini direalisasikan,” katanya.

Dua megaproyek yang lain, yakni flyover Jalan Setiabudi Banyumanik dianggarkan sebesar Rp 200 miliar, dan flyover Simpang Pedurungan juga dianggarkan Rp 200 miliar. “Keempat megaproyek itu dianggarkan melalui APBN,” tuturnya.

Keempat megaproyek tersebut juga dituangkan dalam Perpres Nomor 79/2019. Keempatnya menjadi proyek prioritas pemerintah pusat yang akan dimulai pada 2020 ini. “Pembangunannya semua ditarget selesai 5 tahun,” katanya.

Iswar meyakini keempat megaproyek tersebut benar-benar akan mengubah wajah Kota Semarang. “Adanya Perpres tersebut, Kota Semarang akan banyak berubah. Khususnya di dalam pembangunan infrastruktur,” tuturnya.

Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Rukiyanto menuturkan, upaya mempercantik wajah kota harus terus dilakukan. Mengingat Kota Semarang saat ini menjadi jujugan masyarakat luar. “Harus diperlihatkan wajah Kota Semarang,” ujar politisi PDIP tersebut.

Baca juga:  Pembangunan Flyover Canguk Dipercepat

Khusus untuk pembangunan jembatan penghubung Srondol – Sekaran, lanjutnya, sangat diperlukan dan sudah mendesak. Jembatan tersebut akan membuka akses dan berdampak kepada perekonomian masyarakat setempat. “Laju pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat, khususnya untuk masyarakat Sekaran dan Srondol,” katanya. (ewb/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya