alexametrics

Seniman TBRS Masuk Kampung

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Para seniman yang biasa berkumpul di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) berusaha menghidupkan kesenian di Semarang. Pada 2020, rencananya mereka akan membentuk Teater Kampung dan blusukan ke kampung-kampung.

Salah satu pegiat TBRS Widyo Babahe Leksono mengatakan, Teater Kampung sudah mulai dirintis pada 2019. Bentuknya sudah dapat dilihat dan tinggal digencarkan. Hal itu perlu dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab dan kepedulian TBRS pada perkembangan seni dan budaya di masyarakat. “Beberapa kampung sudah dikunjungi dan dibentuk wadahnya. Yakni di Sendangguwo, Kandri, Ngadirgo, dan Kali Alang “ katanya, Selasa (31/12).

Ia menambahkan, tahun 2020 Teater Kampung menjadi salah satu misi yang akan dikejar TBRS. Fokus capaiannya adalah menambah jumlah Teater Kampung dan partisipannya. “Kami juga upayakan untuk melibatkan karang taruna dan lembaga-lembaga lainnya di kampung,” ucapnya.

Baca juga:  Ajarkan Filosofi Kue Keranjang

Bintang Alhuda, salah satu pegiat TBRS yang aktif bergelut di Teater Kampung mengatakan, Teater Kampung yang sudah ada akan dirawat sembari menumbuhkan di kampung-kampung lainnya. Tujuan TBRS masuk kampung dan membentuk Teater Kampung adalah menjadikan kampung sebagai sanggar. Sebab, kampung menjadi komunitas yang paling dekat dengan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, sanggar kampung akan menjadi ruang ekspresi alternatif yang dapat mengalihkan kejenuhan rutinitas. (nra/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya