alexametrics

Jateng Bidik Lima Besar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Atlet-atlet Jawa Tengah sudah harus dipersiapkan secara matang dalam menghadapi PON XX di Papua November 2020 mendatang. Persiapan secara fisik dan sarana prasarana wajib diperhatikan agar atlet bisa memberikan yang terbaik untuk Jawa Tengah.

Sekretaris Komisi E DPRD Jateng Sri Ruwiyati mengatakan, Jateng harus masuk lima besar dengan perolehan emas yang ditargetkan. Untuk itu, persiapan harus secara matang dan sudah harus dilakukan mulai sekarang. Terutama atlet harus digembleng agar bisa menorehkan prestasi yang terbaik. “PON 19 di Jabar Jateng masuk urutan empat, ini harus ditingkatkan paling tidak bisa meningkat lagi,” katanya.

Ia menambahkan, KONI harus terus mendorong atlet dan ofisial cukup mendapatkan fasilitas yang layak selama di Papua. Melihat medan yang ada, atlet dan ofisial harus perlu penyesuaian diri terutama pada sisi konsumsi. Pemprov dan KONI Jateng harus terus berkolaborasi agar persiapan matang dan mendapatkan hasil yang maksimal. “Kami terus memberikan dukungan lebih dengan memutuskan anggaran penyelenggaraan PON,” tambahnya.

Baca juga:  Semarang Zoo Tambah Wahana Off Road, Gandeng Komunitas, Kenalkan Objek Wisata

Ketua KONI Jateng Brigjen (Purn) Subroto mengatakan, PON di Papua nanti terbilang pelaksanaan yang jauh dan mahal. Untuk itu, butuh dukungan bersama terutama dari anggaran untuk kontingen. Karena bagaimanapun itu menjadi ajang bergengi yang akan bisa meningkatkan prestasi Jateng. “Kami optimistis target bisa meraih 46 medali emas, karena banyak atlet berprestasi yang sudah dipersiapkan,” katanya.

Dari sisi pembinaan atlet, ia mengakui jika tidak ada pengurangan cabang olahraga diyakini Jateng bisa menyapu bersih medali. Ia mencontohkan woodball akhirnya dicoret oleh PB PON. Begitu pula dengan biliar. Tetapi pihaknya tetap berkomitmen akan bekerja keras untuk menorehkan prestasi terbaik untuk Jateng. “KONI Jateng akan membawa 900 orang ke Papua, terdiri atas 535 atlet dan pelatih, 150 manajer, 140 tenaga pendukung,” tambahnya. (fth/bas)

Baca juga:  Bukan Sekadar Mistis, Kesenian Ebeg Cilacap Punya Potensi untuk Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya