alexametrics

Baznas Sasar Kalangan Pengusaha

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang menyasar kaum pengusaha untuk meningkatkan penerimaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS). Hal ini karena para pengusaha memiliki potensi besar, namun belum dikerjakan secara maksimal.

Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menuturkan bahwa selama ini pihaknya belum mampu menyeimbangkan ketimpangan penerimaan ZIS. Terutama antara kalangan Aparatus Sipil Negara (ASN) dan privat sektor. Bahkan perbandingannya mencapai 70 dibanding 30 persen. “Potensial ZIS dari privat sektor sangat besar. Bisa lebih dari ASN kalau memang niat untuk digarap,” ujarnya.

Guna menarik minat pengusaha, pihaknya mulai melakukan inovasi dalam penerimaan zakat. Termasuk menerapkan langkah digitalisasi. Pihaknya, akan memanfaatkan digital marketing menggunakan platfrom donasi atau pembiayaan perbankan. Sehingga mampu menjembatani kebutuhan pengusaha yang sibuk dan tidak sempat mendatangi kantor Baznas.

Baca juga:  Tiga Lantai Hotel Tentrem Terbakar

“Tahun depan, kami mulai bekerja sama untuk penyediaan pembayaran ZIS menggunakan fintech seperti OVO, Dana, Gopay dan masih banyak lainnya,” lanjutnya.

Tak lupa, pihaknya berencana menggandeng asosiasi seperti Kamar Dagang dan Industi (Kadin) dan BPC Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Semarang. Hal tersebut akan semakin mengakomodasi penerimaan ZIS dari kalangan swasta. “Nanti kami bentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di beberapa perkantoran swasta,” pungkas pria yang menjabat sebagai ketua Kota Semarang tersebut.

Wakil Ketua Bidang Keuangan Baznaz Semarang, Devri Afiandy menambahkan, meski upaya digitalisasi merupakan program prioritas, pihaknya tidak serta merta meninggalkan penerimaan zakat secara langsung. Pihaknya yang saat ini telah membentuk 500 UPZ masjid masih berencana menambah jumlah tersebut tahun depan. Harapannya, dari 1.200 masjid di Semarang akan memiliki UPZ masing-masing.

Baca juga:  Hendi Kewalahan Hadapi Tunanetra saat Bermain Goalball

“Tahun depan, kami berencana membuat kembali 300 UPZ. Tahun 2021 akan kami tambah 300 lagi. Sampai tahun 2022, akan kami tuntaskan 1.200 UPZ dengan membuat sisanya sebanyak 100 UPZ,” pungkasnya. (akm/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya