alexametrics

2020, Pasar Johar dan Alun-Alun Siap Digunakan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Revitalisasi Pasar Johar yang merupakan bangunan cagar budaya sudah selesai dilakukan. Bangunan pasar yang merupakan peninggalan Belanda ini bisa menampung 1.500 pedagang.

“Revitalisasi Pasar Johar Heritage sudah selesai. Rencananya, peresmian pasar akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Minggu (29/12).

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan, revitalisasi Pasar Johar yang menggunakan dana APBN pemanfaatannya akan diserahkan kembali kepada kesepakatan antara pedagang relokasi yang saat ini berada di kawasan MAJT.

“Pascakebakaran konstruksinya tidak sesuai dengan konstruksi saat awal dibangun, sehingga kapasitas pedagang tidak semua bisa tertampung. Sekarang pertanyaannya apakah menunggu semuanya pindah? Atau yang 60 persen itu mau pindah dan yang sisanya nanti menunggu dibangun,” tegasnya.

Baca juga:  Jadi Sapi Perah, Ratusan Driver Go Car Demo

Menurutnya, para pedagang memiliki dua opsi. Opsi pertama berpindah semua secara serentak, atau opsi kedua menggunakan sistem undian, di mana pedagang yang belum mendapat tempat dengan jumlah kurang lebih 1.000 pedagang menunggu pembangunan blok pasar baru. “Jadi, saya tinggal mengambil kesepakatan para pedagang, 40 persennya akan dibangunkan lagi dekat sini,” tambahnya.

Selain meresmikan Pasar Johar, Hendi menambahkan jika Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan untuk  berkunjung ke kawasan Kota Lama Semarang. Menurut Hendi, Presiden yang akrab disapa Jokowi ini tertarik  berkunjung ke salah satu daya tarik wisata unggulan Kota Semarang itu karena tingginya animo masyarakat untuk berkunjung ke sana.

“Beliau sekaligus akan mengunjungi Kota Lama. Presiden mendengar kabar bahwa Kota Lama hari ini ramai dikunjungi masyarakat, maka beliau ingin melihat,” jelas dia saat meninjau pembangunan Alun – Alun Kota Semarang, kemarin.

Baca juga:  Siapkan Hotel dan Tempat Wisata

Terkait progres Alun – Alun Kota Semarang, Hendi menjelaskan jika npembangunannya telah rampung, namun harus serah terima dengan kontraktor yang mengerjakan terlebih dahulu untuk bisa digunakan. Mengusung desain ruang terbuka modern, revitalisasi alun-alun yang menelan dana hingga Rp 80 miliar itu diharapkan sudah dapat dipergunakan tahun depan.

“Saya optimistis Alun – Alun Kota Semarang lengkap dengan basement-nya dapat segera dipergunakan bagi 200 pedagang dan parkir sepeda motor,” tambahnya.

Hendi berharap dengan mengembalikan konsep alun-alun seperti dahulu, akan ada banyak aktivitas warga di alun-alun tersebut. “Pembangunannya kan sudah selesai, tapi belum serah terima sama kontraktor, nanti setelah terima langsung dipakai saja,” katanya.

Baca juga:  Wali Kota Hendi Datangi Rumah Kohir yang Baru Saja Dapat Vaksin Pertama

Tekstur lantai alun-alun, lanjut dia, sudah disetting dengan baik dan menghadap kiblat, sehingga bisa digunakan saat salat Idul Fitri, Idul Adha atau hari raya besar lainnya. “Masjid Kauman bisa memakai alun-alun ini untuk salat berjamaah,”ujarnya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya