alexametrics

Dukung Pariwisata, Hibahkan Tiga Golf Cart

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Sebanyak tiga golf cart dihibahkan oleh Gojek Indonesia kepada Pemerintah Kota Semarang. Hibah ini sejalan sejalan dengan misi pemerintah untuk menjadikan Kota Semarang Lama sebagai kawasan bebas kendaraan yang berlaku di awal tahun 2020.

VP Region Gojek Jateng DIY Delly Nugraha mengatakan, pihaknya mendukung kawasan bebas kendaraan dengan menyediakan sarana infrastruktur yang lebih baik dan terstruktur. Dengan penyediaan titik antar dan jemput serta shelter yang memudahkan pengunjung mengakses layanan transportasi Gojek selama menjelajahi kawasan Kota Lama.

“Kami sumbangkan tiga golf cart. Kendaraan ini memakai listrik jadi lebih ramah lingkungan. Sementara untuk titik jemput, kami sediakan di depan Bank Mandiri dan samping Filosofi Kopi,” katanya di Gedung Oudetrap Senin (23/12) lalu.

Baca juga:  Kabupaten Semarang Carnival Bangkitkan Sektor Pariwisata

Ia menjelaskan Kota Lama kini menjelma sebagai ikon wisata Semarang. Kota Lama memiliki potensi besar untuk meningkatkan kunjungan wisata. Golf cart dan titik pengantaran-penjemputan merupakan inovasi Gojek yang memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk menikmati Kota Lama. “Sehingga pengunjung tidak perlu repot bawa kendaraan. Kota Semarang Lama menjadi lebih tertib, ramah lingkungan dan nyaman,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pascadilakukan revitalisasi, rata-rata pengunjung Kota Semarang Lama 15.000 orang di akhir pekan. Ia pun berharap dengan hadirnya konsep bebas kendaraan akan meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Sebelumnya kita menempatkan titik parkir yang layak, sudah ada beberapa lokasi. Nah tahap berikutnya adalah menghubungkan dari titik parkir ke Kota Lama salah satunya dengan kendaraan masal listik,” tuturnya.

Baca juga:  Siapkan Lima Kantong Parkir di Kota Lama

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini, menerangkan Pemkot sudah menganggarkan tiga unit golf cart untuk ditempatkan di Kota Lama. Selain itu ada bantuan dari Gojek tiga unit, Bank Indonesia satu unit dan dari perbankan satu unit.

“Nanti kalau masih kurang akan dianggarkan, ini bisa digunakan gratis oleh wisatawan. Jadi menikmati kota lama bisa lebih sehat dan indah jika tidak ada kendaraan,” tuturnya.

Menurut Hendi, larangan Kota Lama tanpa kendaraan sudah dilakukan setiap akhir pekan ataupun libur hari besar. Januari nanti, kemungkinan akan diterapkan car free day di minggu pertama ataupun minggu kedua. “Kalau nggak ada kendala, nanti bisa dilanjutkan dan diterapkan. Karena perkonomian Semarang saat ini tumbuh mencapai 6,25 salah satunya ya dari pariwisata,” pungkasnya. (den/lis)

Baca juga:  Tiga Korban Masuk Kolong Truk Tangki

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya