alexametrics

Enam Stasiun Pompa Disiagakan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG,– Pemerintah telah menyiapkan sistem untuk mengantisipasi genangan di Semarang. Terutama saat hujan. Salah satunya Banjir Kanal Timur yang saat ini menjadi prioritas pembangunan.

Untuk sistem timur ini, dikatakan kepala Dinas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang (Pusdataru) provinsi Jawa Tengah Eko Yunianto, segmennya sampai Sungai Babon.

”Mengenai Banjir Kanal Timur ini, sudah dilakukan revitalisasi mulai dari jembatan Majapahit hingga ke muara kurang lebih 7 kilometer. Sekarang sudah dibuat sistem dan ada stasiun pompa,” ujarnya dengan menambahkan dua sistem lainnya adalah di Banjir Kanal Barat.

Sistem ini, sebenarnya adalah transisi menuju langkah besar yakni tol yang terintegrasi dengan tanggul laut. ”Jadi harus dipahami membangun sistem tidak mudah. Tidak bisa hari ini ada persoalan, besok sistem harus jadi,” ujarnya.

Baca juga:  RDRM Fasilitasi Curhat Online

Meski sudah ada sistem besar, diakuinya masih ada sejumlah kendala khusus yang masih memicu adanya genangan saat musim hujan. Dicontohkan wilayah Genuk. Ada tiga titik di daerah ini yang rawan terjadi genangan. Yakni di depan polsek Genuk Semarang, di depan RSI Sultan Agung dan di bawah jembatan tol Kaligawe.
”Persoalan di Genuk itu memang spesifik karena berada di cekungan. Sesuai sifatnya, air akan terjebak di tempat yang lebih rendah pada ketiga titik ini,” ujarnya.

Sehingga untuk mengatasi persoalan ini, diperlukan upaya khusus pula. Yaitu dengan menyediakan pompa-pompa yang akan memindahkan air di cekungan ke sistem besar yang sudah disiapkan.

”Makanya kesannya kalau hujan sedikit kok ada genangan, karena memang berada di cekungan. Mengenai jumlah pompa, ini menjadi ranahnya kota. Saya tidak bisa menyebutkan,” ujarnya.

Baca juga:  Ganjar: Rumah Pompa Bukan Gudang

Dia menambahkan, belum lagi persoalan penyalahgunaan sistem-sistem kecil yang akan menghubungkan satu titik ke sistem besar. Diantaranya adalah penyalahgunaan got untuk menempatkan kabel. ”Kalau misal tertib, harusnya ada jalur kabel dan pipa. Ini harus diperhatikan betul,” tegasnya. (sga/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya