alexametrics

Stadion Citarum Gunakan Rumput Sintetis Standar FIFA

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Rumput sintetis Stadion Citarum kini sudah mulai dipasang. Stadion milik Pemkot Semarang itupun menjadi satu-satunya lapangan sepakbola di Jawa Tengah yang menggunakan rumput sintetis. Pemasangan rumput sintetis itu dilakukan langsung di bawah pengawasan teknisi dari Jerman.

Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang Irwansyah mengatakan, perbaikan Stadion Citarum untuk tahap 2019 ini sudah 100 persen. Perbaikan tersebut meliputi drainase, pematangan lahan lapangan, dan pemasangan rumput sintetis. “Rumput yang kami gunakan juga sesuai dengan standar dari FIFA,” ujar Irwansyah kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (16/12).

Seperti diketahui, perbaikan Stadion Citarum pada 2019 ini menelan anggaran sebesar Rp 16 miliar. Semua anggaran tersebut 100 persen berasal dari APBD Kota Semarang.

Baca juga:  Penyerang Wakapolres Karanganyar Pernah Terlibat Bom Thamrin

Dikatakan, rumput sintetis yang sudah mulai dipasang tersebut memang berbeda dengan yang selama ini digunakan di lapangan futsal milik Pemkot Semarang. “Berbeda jika dibandingkan dengan rumput sintetis lapangan futsal yang kita bangun di kecamatan,” katanya.

Dikatakan Irwansyah, nantinya stadion tersebut juga akan menjadi kebanggaan warga Kota Semarang. Pengerjaannyapun sesuai dengan target Desember 2019. Stadion Citarum merupakan lapangan sepak bola kelas menengah yang bisa dimanfaatkan oleh semua warga Kota Semarang. Kapasitas penonton di setiap tribunnya mencapai 10 ribu orang.

Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Rukiyanto mengatakan, jika Stadion Citarum tersebut nantinya akan menjadi penunjang Stadion Jatidiri yang sampai sekarang masih berproses pemugarannya.

Baca juga:  Udinus Terima 3.923 Maba

“Beberapa lampu juga diperbaiki, sehingga tidak hanya siang, namun juga malam bisa digunakan oleh masyarakat Kota Semarang,” tutur politisi PDIP ini.

Sebelum dilakukan pemugaran seperti saat ini, kondisi Stadion Citarum memang memprihatinkan. Kualitas rumput dan kondisi bangunan banyak yang tidak terawat. Pada 2019 ini, Pemkot Semarang melakukan terobosan yang besar untuk stadion kebanggaan masyarakat Kota Semarang ini.

“Penggantian rumput menjadi sintetis kelas FIFA itu bentuk kesungguhan Pemkot Semarang dalam memberikan fasilitas olahraga terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Rumput sintetis Polytan tersebut berasal dari Jerman. Jenis rumput ini merupakan standar FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia. Ruki berharap nantinya para atlet akan semakin nyaman menggunakannya dan akan lahir atlet-atlet hebat dari Kota Semarang.

Baca juga:  BRI Liga 1 Resmi Dimulai, BRI Jadi Bagian Sejarah Sepak Bola Nasional

Dikatakan, tidak hanya sepakbola, namun beberapa aktivitas olahraga yang lain bisa dilakukan stadion tersebut. “Jogging bisa. Beberapa juga dilakukan pembenahan. Seperti kursi juga sudah diberikan yang lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Ia berharap, selain menggunakan, masyarakat Kota Semarang juga ikut merawat stadion tersebut. (ewb/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya