alexametrics

Pemkot Harap Mahasiswa Aktif Membangun Kota Semarang

SP4N LAPOR! GOES TO CAMPUS 2019

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,  PEMERINTAH Kota Semarang sebagai pelayan publik menyediakan sarana kepada masyarakat untuk melaporkan aduan dalam bentuk aplikasi online. Aduan online rakyat tersebut dapat dilakukan kapan pun melalui aplikasi yang dapat di download melalui playstore ataupun app store.

Sehingga mudah diakses terutama bagi milenial saat ini. Tidak perlu datang langsung ke kantor pemerintah. Cukup login melalui aplikasi lapor, lalu mengisi aduan dan dapat mengirimkannya melalui tombol konfirmasi.

Adanya akses yang mudah ini, Pemkot Semarang bersama Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Semarang mengadakan Sosisalisasi dan Talkshow terkait “SP4N LAPOR” di Gedung ICT Lantai 5 Universitas Diponegoro Semarang pada Selasa (10/12) lalu.

Kegiatan Sosialisasi dan Talkshow Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) LAPOR menghadirkan tiga narasumber, yaitu Direktur Pattiro Semarang Widi Nugroho, Ketua Ombudsman Wilayah Jawa Tengah Siti Farida, dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Baca juga:  Bantu Mobil, Bagian Komitmen Bank Jateng

Melalui sosiallisasi  tersebut, Pemkot Semarang mengharapkan mahasiswa yang berada di Kota Lumpia ikut aktif membangun Ibu Kota Jawa Tengah ini. Salah satunya dengan memanfaatkan inovasi sistem pelaporan masyarakat milik pemkot yang selama ini telah terbukti membawa dampak positif bagi perkembangan kota. Melalui sistem pelaporan Lapor Hendi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meyakini jika partisipasi pembangunan dapat lebih mudah dilakukan.

“Tahun 2014 kita mulai merintis sebuah kanal pelaporan yang namanya Lapor Hendi. Sehingga partisipasi pembangunan dapat dilakukan lebih mudah, tinggal melalui gadget,” tutur Wali Kota Semarang yang juga akrab disapa Hendi itu, dalam acara sosialisasi dan talkshow SP4N Lapor di Undip Semarang beberapa waktu lalu.

Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama juga memberikan sikap pentingnya keterlibatan generasi muda untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.  Termasuk mengajak mahasiswanya untuk meredam hate speech saat berkomunikasi dalam medium sosial media.

Baca juga:  Virtual Blind Date di Kalangan Mahasiswa, Sekadar Cari Relasi, Syukur-syukur Bisa Dapat pacar

Hal serupa juga diungkapkan Wali Kota Semarang bahwa kita tinggal di NKRI yang berbeda-beda tetapi tetap satu Indonesia. Maka jika ada pihak yang tidak suka dan menjelek-jelekan Indonesia. Menurut Hendi orang tersebut harus pergi dari Indonesia. “Tapi kalau ada yang jelek-jelek di Semarang, Lapor Hendi. Kalau ada yang baik-baik di Kota Semarang ceritakan kepada saudaramu di luar sana supaya mereka datang ke Semarang,” ujar Hendi.

Aplikasi Lapor Hendi pada mulanya berdiri sendiri melalui website LaporHendi.com. Aplikasi Lapor Hendi dan media sosial melalui tagar #LaporHendi. Dalam perkembangannya, pada tahun 2016 aplikasi tersebut terintegrasi dengan LAPOR (Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat) milik pemerintah pusat. Sehingga partisipasi masyarakat semakin meningkat.

Sejak Lapor Hendi kembali diluncurkan pada bulan Mei 2016 sampai Oktober 2019, sudah ada 15.375 laporan aduan yang diterima. Bahkan pada akhir November lalu, wali kota juga menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Inovatif 2019 untuk inovasi layanan gawat darurat 112 dari Kemenkominfo. Terbaru, pada 9 Desember 2019, sistem Lapor Hendi juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Trjahjo Kumolo. Atas inovasi dan konsistensinya dalam mengelola pelayanan publik.

Baca juga:  Prof Suteki Keberatan Dibilang Amnesia Akut

Sistem aplikasi aduan semangatnya adalah partisipasi membangun kota. Sehingga nama pelapor harus jelas. Kemudian dapat dikonfirmasi terkait substansi pelaporannya. Hendi juga mengajak agar para mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan. “Sebagai generasi milenial, jadi aktor publik itu penting kalau ada masalah di lingkungan sekitar, anda bisa langsung kirim SMS ke 1.708 Lapor Hendi atau langsung lewat aplikasi online LAPOR,” pungkas wali kota. (PIP)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya