alexametrics

Berkas Perkara Oknum Jaksa Dilimpahkan

Dugaan Pemerasan Komisaris PT SSJ

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Berkas perkara tiga tersangka perkara dugaan suap dan pemerasan terhadap pemilik sekaligus Komisaris PT Suryasemarang Sukses Jayatama (SSJ) Surya Soedarma bin Lie Tjek Jauw resmi dilimpahkan penuntut umum gabungan dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejati Jawa Tengah dan Kejari Kota Semarang ke Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (12/12).  Ketiganya adalah jaksa dan pegawai TU Kejati Jateng nonaktif. Masing-masing mantan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng Kusnin,  mantan Kasi Penuntutan pada Tipidsus Kejati Jateng M Rustam Effendy dan mantan Staf TU Kejati Jateng Benny Chrisnawan. Pelimpahan itu diwakili dua jaksa Kejati Jateng, Puji dan Ida, diterima Staf Panitera Tipikor Semarang Ambar Setyowati di ruang pendaftaran Pengadilan Tipikor Semarang.

Baca juga:  Ada Peningkatan Perkara di Jawa Tengah

“Benar Mas, hari ini (Kamis) berkas ketiganya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang. Ketiganya juga masih ditahan di Rutan Salatiga, nanti perkaranya ditangani jaksa Kejati sembilan orang, Kejagung lima orang, ditambah jaksa Kejari Semarang,”kata Kepala Kejati Jateng Yunan Harjaka melalui Asisten Tipidsus Dr Ketut Sumedana.

Atas penerimaan berkas tersebut, untuk selanjutnya Ketua Pengadilan Negeri (PN) Semarang Sutaji akan menentukan majelis hakim yang memeriksa perkaranya dan panitera yang mencatat perkaranya. Selain itu, menentukan jadwal sidang. Perkara ketiganya sendiri tercatat dalam nomor register: 92, 94 dan 94/Pid-Sus-TPK/2019/PN.Smg.

“Paling satu minggu ini sudah kami tentukan majelis pemeriksa perkara dan jadwal sidangnya. Nanti kami cek dulu berkasnya, karena baru diterima,”kata Ketua PN Semarang Sutaji.

Baca juga:  Minta RS Hermina Keluarkan Rekam Medis dan Rujukan

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Salatiga Hero Sulistiyiono mengaku kondisi ketiganya hingga saat ini sehat. Ia juga mengaku ketiganya sudah keluar dari kamar Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling). Adapun aktivitas yang rutin dilakukan ketiganya yakni pengajian dan salat berjamaah. Sebagaimana surat yang diterimanya, Hero mengaku ketiganya hanya sementara ditempatkan di rutan tersebut.

“Memang di sini (rutan) kondisinya kecil, jadi aktivitasnya terbatas. Namun ketiganya aktif di kegiatan pengajian rutin dan salat jamaah. Ketiganya saat ini ditempatkan di sel tipikor dan sudah bisa menyesuaikan dengan lainnya. Jadi sudah bisa berbaur dengan penghuni lainnya,”kata Hero saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang.

Sebelumnya, Kepala Kejari Kota Semarang Sumurung Pandapotan Simaremare mengatakan, nantinya apakah ketiganya diperiksa bersamaan atau dipisah tergantung jaksa.  “Nanti ketiganya dijerat pasal 12 a dan 12 b, pasal 11 dan pasal 5. Rencana dakwaannya di Kejagung, kita hanya tahap dua di sini,”jelasnya.

Baca juga:  Oknum PNS Kejari Rembang Korupsi, Dipastikan Ada Perlakuan Istimewa

Pihaknya mengaku, dalam kasus itu sudah ada empat tersangka. Selain ketiganya, juga ada tambahan satu tersangka lagi, Surya Soedarma. Sedangkan pengacaranya, Alvin Suherman, diakuinya, masih berproses di perkara lain yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sehingga menunggu perkara tersebut berkekuatan hukum tetap.  “Iya SS (Surya Soedarma) sudah tersangka, tapi belum tahap dua. Yang jelas secepatnya kami limpahkan,”katanya. (jks/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya