alexametrics

Menjamu Arema, Polres Magelang Siapkan Barikade

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Polres Magelang siapkan barikade jelang laga PSIS melawan Arema Malang pada lanjutan Liga 1 pekan ke-31 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (8/12) besok. Pihak keamanan setempat akan memberi ruang kosong seluas lima meter dari dari tribun penonton ke arah lapangan.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel)  PSIS Semarang Danur Rispriyanto menuturkan, pertandingan melawan Arema besok merupakan laga big match. Sehingga rawan terjadi  lonjakan pendukung kedua tim. Pihaknya berencana menjual 14 ribu tiket dan 2 ribu di antaranya diberikan untuk  suporter Arema.

“Setelah tanya ke Polres Magelang, kami memutuskan Aremania dapat 2 ribu tiket di tribun barat sisi utara Stadion Moch. Soebroto,” ujarnya saat jumpa pers, Jumat (6/12) kemarin

Baca juga:  Jelang Laga Lawan Barito Putera, 13 Pemain PSIS Positif Covid-19

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Magelang terkait potensi lonjakan penonton. Dan hasilnya kepolisian akan membuat barikade tersebut. Selain itu, dirinya mengimbau para suporter Singo Edan dapat menggunakan bus ketika datang ke Magelang. Sehingga memudahkan pihak kemananan melakuakan pengawasan.

“Stadion Moch Soebroto kan kecil. Jadi, tidak mampu menampung banyak kendaraan. Lebih baik besok datangnya pakai bus bersama-sama,” lanjutnya.

Pihaknya juga memanfaatkan pertandingan besar tersebut untuk menaikkan harga tiket. Antara lain Tribun A dari Rp 100 ribu menjadi Rp 150 ribu, Tribun B dan C dari Rp 75 ribu menjadi  Rp 100 ribu. Sedangkan untuk Tribun Selatan dan Timur masih sama, yakni Rp 55 ribu dan Rp 45 ribu.

Baca juga:  Bukan Madura United, Gelandang PSIS Finky Pasamba Ternyata Hengkang ke Bhayangkara FC

“Kami akan membuka masing-masing tiga pintu di barat dan timur. Sedangkan untuk di selatan kita buka dua pintu saja,” katanya.

Sementara itu, menghadapi musim depan, General Manager PSIS Semarang Wahyu ‘Liluk’ Winarto berharap Stadion Jatidiri dapat segera terselesaikan. Pihaknya mendengar banyak keluhan dari suporter mengenai lokasi pertandingan yang jauh. Maka dari itu, dirinya terus berupaya melobi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah agar PSIS dapat segera menggunakan stadion tersebut. Termasuk mengajukan opsi bertanding di siang hari yang tidak membutuhkan lampu penerangan.

“Kita ini klub Semarang. Maka sudah seharusnya kita bertanding ya di Semarang. Apalagi ini musim penghujan. Kasihan suporter kami yang harus sampai Magelang kehujanan. Semoga saja Jatidiri segera selesai dan bisa digunakan,” harapnya. (akm/aro)

Baca juga:  Perbaikan Akses Telomoyo Telan Rp 2,3 M

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya