alexametrics

Pendidikan Taruna-Taruni, Komjen Arief: Bukan Lagi Caranya Diguling-guling

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG -Tugas dan tantangan Polri di era demokratis semakin komplek. Menghadapi hal ini, pejabat tinggi di Akademi Kepolisian (Akpol) dituntut mempersiapkan calon perwira Polri yang memiliki keberanian mengambil keputusan cepat dan halal.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Akpol, Irjen Pol Fiandar usai Serah Terima Jabatan (Sertijab) di kompleks Akpol, Senin (25/11) kemarin. Mantan Karobindiklat Lemdiklat Polri menggantikan pejabat tinggi Akpol sebelumnya, Irjen Pol Achmat Juri. Sebelum karirnya meningkat, pria kelahiran Bandung Jawa Barat, 23 Mei 1963 ini pernah menjabat Wakapolres Pati Jateng.

Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto mengungkapkan bahwa mendidik taruna dan taruni Akpol yang jumlahnya ribuan bukan perkara mudah. Para pemimpin Polri masa depan ini, harus tidak hanya diberikan pengetahuan ketrampilan, tapi harus mendapatkan pendidikan karakter kepemimpinan yang berintegritas. “Kami berharap, Akpol bisa melahirkan perwira-perwira yang beritegritas, memiliki leadership yang strong, di tengah masyarakat sekarang yang sangat kritis,” tegasnya.

Baca juga:  3.142 Anak di Semarang Alami Stunting, Kecamatan Semarang Utara Paling Tinggi

Arief sejak menjabat sebagai Kalemdiklat Polri, telah menghapus tindakan kekerasan di semua lembaga pendidikan Polri, baik Tamtama, Bintara, pendidikan Perwira termasuk di Akademi Kepolisian. Sekarang ini lebih mengarah kepada kegiatan orientasi yang humanis, membangun integritas serta membangun rasa solidaritas dan soliditas.

“Bukan lagi caranya diguling-guling, disiksa dan sebagainya. Itu sudah tidak zamannya lagi. Itu tindakan praktik pembodohan. Hubungan antara senior dan yunior harus dalam budaya yang egaliter, tetap memberikan rasa hormat rasa segan kepada senior, namun tidak harus dengan kekerasan,” pungkasnya.

Sementara, Irjen Pol Fiandar secara singkat mengatakan Presiden Jokowi telah menyampaikan bahwa pendidikan di Indonesia harus siap kerja. “Jadi kami menajamkan vokasi kesiapan kerja polisi-polisi muda di lapangan,” kata alumni Akpol 1987. (mha/ida)

Baca juga:  Kasat Reskrim Baru Langsung Tancap Gas

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya