alexametrics

DKP Jateng Apresiasi Produk Aquafarm, Terbaik di Dunia

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG -Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah siap bersinergi dan membantu sejumlah perusahaan perikanan yang berbasis di provinsi ini untuk meningkatkan kapasitas produksi ikan.

“Apa yang dibutuhkan agar perusahaan bisa meningkat produksi ikannya,kita bantu untuk memenuhi,” ungkap Kadinas DKP Provinsi Jateng, Fendiawan Tiskiantoro, dalam diskusi “Produksi ikan tawar Jateng” yang digelar di aula PT Aquafarm, Jumat (22/11/19).

Peserta diskusi memamerkan hasil Produk PT Aquafarm Nusantara, Thilapia, yang merupakan terbaik di dunia dan menembus pasar Amerika & Eropa. (Sulistiono)

Tahun 2020 mendatang, tambah Fendi, pihaknya akan membuka kawasan ikan nila di wilayah Pati dan minapadi di sembilan kabupaten di Jateng.

“Kita buka 600 hektare, mudah-mudahan bisa diserap Aquafarm yang kebetulan juga pengekspor ikan nila terbaik di dunia,” harapnya.

Komisaris PT Aquafarm, Samiharja mengaku dukungan pemerintah sangat penting, apalagi di tengah perang dagang China-Amerika yang berimbas juga pada bisnisnya.

Baca juga:  Masyarakat Jangan Takut Cek Kesehatan

“Sekarang produksi kita agak turun, kita khawatir nasib ekspor ikan kita seperti komoditi kelapa sawit,” ungkap Samiharja.

Padahal, menurutnya kualitas Thilapia perusahaannya merupakan yang terbaik di dunia, sehingga mampu menembus pasar Amerika dan Eropa.

“Produk yang kita ekspor adalah produk premium,setiap 6 bulan sekali kita survey pasar Amerika, produk kita tetap yang terbaik, tapi ancaman pasar terbesar dari China, karena itu suport dari pemerintah tetap kita butuhkan,” cetus Komisaris PT Aquafarm itu.

Sementara itu Dr. Drs Budi H dari Fakultas Kelautan dan Perikanan Undip menyebutkan ada tiga hal yang menyebabkan terhambatnya peningkatan ekspor ian yakni birokrasi yang panjang, pemeriksaan sebelum ekspor dan beaya yang terlalu tinggi.

Baca juga:  Broto Kembali Pimpin Peradi Semarang

“Tiga hambatan itu harus di minimalisir, agar dunia usaha sektor perikanan memiliki daya saing tinggi di tingkat global,” sebutnya.

Khusus untuk budidaya ikan tawar, pengajar Fakultas Perikanan Undip itu menyarankan ditambahnya waduk untuk menunjang petani berbudidaya ikan. (sla/web/ap)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya