alexametrics

Kampung Pancasila di Peterongan, Toleransi Warga Cukup Tinggi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG—Kelurahan Peterongan Kecamatan Semarang Selatan antusias mengikuti Lomba Kampung Hebat 2019-2020. Dalam lomba yang digagas Jawa Pos Radar Semarang dan Pemkot Semarang, ada tiga kategori yang diikuti, Kampung Pancasila, Kampung Kreatif dan Inovatif serta Kampung Bersih, Hijau dan Sehat.

“Pemilihan kategori ini tentunya sudah dilakukan sesuai dengan kampung yang mewakili,” kata Lurah Peterongan Rohadi Rubiyanto.

Rubiyanto mengatakan untuk Kampung Pancasila di RW II, warga selama ini guyub dan rukun. Meskipun masyarakat terdiri dari berbagai agama tetapi tetap rukun. Bahkan sikap toleransi sesama warga juga diperlihatkan misalnya pada saat hari raya. Warga lain agama ikut mempersiapkan kegiatan.

“Mereka saling bahu membahu membantu terselenggaranya acara kalau itu muslim atau nonmuslim tetap dilakukan kebersamaan tanpa membedakan,” katanya.

Baca juga:  CCTV Warga Juga Terkoneksi dengan Command Centre Polrestabes Semarang

Sedangkan untuk Kampung Kreatif Inovatif itu di wilayah RW VI terdapat UMKM Kripik Sukun. Selain itu juga dibuat aneka makanan lainnya seperti puding, pizza, stik sukun, donat sukun serta brownis sukun yang penjualannya dilakukan secara online. “Penjualannya masih di wilayah kota Semarang saja. Sedangkan untuk pekerjanya dari kalangan warga sendiri,” imbuhnya.

Kelurahan berperan membantu warga dengan cara mengikutsertakan UMKM tersebut dalam pameran baik di tingkat kelurahan, kecamatan bahkan sampai tingkat kota Semarang. “Kami membantu untuk pemasaran dalam hal mengikutsertakan pameran mulai dari kelurahan sampai tingkat kota Semarang,” tambahnya.

Untuk kampung Bersih Hijau dan Sehat di wilayah RW II, ada kesadaran warga untuk mengubah perkampungan sempit jadi bersih, hijau dan sehat. Salah satunya dengan cara membuat tabulapot di tiap-tiap rumah.

Baca juga:  Produk Tempe Sambirejo Tembus Perusahaan Nasional

“Jadi kampung yang sempit bukan suatu halangan untuk berkiprah sehingga dipilih menjadi mewakili kelurahan Peterongan mengikuti Lomba Kampung Hebat,” jelasnya.

Selama ini warga sebulan sekali menggelar kerja bakti. Tapi dengan adanya Lomba Kampung Hebat, kerja bakti bisa digelar setiap mingu. “Warga itu jadi semangat mengenai hadiah infrastruktur dan memacu lingkungan agar lebih bersih dan maju,” paparnya. (hid/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya