alexametrics

Soal Perizinan, Ganjar Ingatkan Tak Boleh Ada Pungli

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya mencapai pertumbuhan ekonomi 7 persen. Salah satu fokus pemerintah untuk mencapai target ini adalah menggaet investasi.

Gubernur menekankan, dalam hal ini perizinan wajib dipermudah. Namun bukan berarti diobral. Ada frame yang harus dipegang yakni terkait persoalan isu lingkungan, tata ruang, lokalitas dan kerarifan lokal.

”Minimal kalau kita bisa mereformasi perizinannya, jangan ada pungli, jangan berbelit dan harus dipercepat. Kalau itu bisa dilakukan, semua akan datang ke Jawa Tengah,” ujarnya ujarnya dalam Seminar bertema Menumbuhkan Ekonomi Jawa Tengah 7 Persen dalam rangka HUT DPD Golkar Jawa Tengah ke-55 di Semarang, Senin (11/11).

Diperlukan upaya bersama dari bupati/wali kota untuk bisa mencapai target ini. Gubernur mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah merupakan hasil dari pertumbuhan ekonomi 35 kabupaten/kota. Selanjutnya, bersama provinsi lainnya, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah akan menentukan pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Baca juga:  Bangun Kembali Gedung Kong Tik Soen Telan Rp 50 M

”Maka saya harap seluruh kabupaten/kota bisa mendorong untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi 7 persen. Memang, selain perizinan tantangan yang dihadapi Jawa Tengah saat ini adalah penyediaan lahan,” ujarnya.

Bupati Batang Wihaji mengaku siap berkontribusi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah 7 persen. Salah satu caranya adalah menaikkan daya beli masyarakat dengan menarik investor ke kabupatennya. Ia menjelaskan, ketika ada investor, maka akan ada lapangan pekerjaan. Ada pendapatan masyarakat dan kemudian menaikkan daya beli.

”Teorinya, petumbuhnan ekonomi dipengaruhi daya beli masyarakat. Ketika ada daya beli ada perputaran uang,” jelasnya.

Terlebih, saat ini Batang memiliki ketersediaan sumber energi PLTU 2×1000 MegaWatt yang menjadi modal dan semangat kabupaten Batang sebagai kabupaten Industri dan Pariwisata. ”Sekarang Alhamdulillah antri para investor untuk datang. Perizinan kami permudah. Langsung datang saja, nanti ada mall pelayanan publik yang saya kira lebih transparan, tidak aneh-aneh. Mudah selama tidak melanggar aturan,” kata Wihaji.

Baca juga:  Tegas! Tak Bayar Denda Tilang Tiga Kali, STNK Diblokir

Iqbal Wibisono ketua harian DPD Golkar Jawa Tengah mengatakan, Saat ini ada tiga hal yang menjadi tantangan bersama. Yakni persoalan stabilitas, pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya. Ketika stabilitas dapat diciptakan, bukan mustahil pertumbuhan ekonomi 7 persen di Jawa Tengah akan tercapai. ”Partai Golkar menyambut yang digagas gubernur dan kami akan memberikan support untuk menumbuhkan perekonomian dan lebih jauh menciptakan masyarakat adil dan makmur,” ujarnya. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya