alexametrics

Begini Nih Cara Warga Ngesrep Agar Juarai Kampung hebat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,SEMARANG – Warga Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, menguatkan kekompakan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semangat kekompakan tersebut sebagai upaya meraih predikat Kampung Bersih, Hijau, dan Sehat dalam lomba Kampung Hebat besutan Jawa Pos Radar Semarang bersama Pemkot Semarang.

Minggu (10/11) pagi, suasana asri dan sejuk mulai terasa ketika koran ini memasuki wilayah RW 7 Kelurahan Ngesrep. Warga terlihat gotong-royong membersihkan lingkungan. Mulai dari memotong tanaman yang menganggu hingga membersihkan sampah di gorong-gorong.

Lurah Ngesrep, Sapto Dwi Karnadi mengaku persiapan lomba Kampung Hebat sudah 80 persen. Rapat musyawarah warga juga sering dilaksanakan akhir-akhir ini. “Sudah hampir selesai. Tinggal dijaga terus semangatnya. Selain kerja bakti, bersih sungai sudah menjadi rutinitas. Semoga tetap konsisten untuk melaksanakan pembenahan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, RW 7 adalah lingkungan yang sangat aktif melakukan kerja bakti. Bisa dilihat dari bersihnya jalan dari sampah. Beberapa rumah di dalam gang juga terdapat tanaman merambat. Agar lingkungan tetap terjaga keasriannya, fasilitas seperti tong sampah, taman kampung perlu terus dikembangkan.

Baca juga:  Kampung Hebat Berhadiah ke Luar Negeri

Di RW 7, deretan rumah dengan banyaknya gang pemisah menjadi ciri khas permukiman ini. Permukimannya unik. Kontur tanahnya sedikit miring dan menurun. Puas berkeliling, tibalah pada halaman aula PKK yang digunakan untuk kegiatan senam pagi. Halaman depan aula PKK sedikit miring dan berada di persimpangan.

“Memang topografi daerah di sini miring. Tapi sudah ada rencana untuk membuat perengan. Sejauh ini tidak mengganggu aktivitas senam pagi. Ke depan pembuatan perengan menjadi langkah yangg preventif untuk mencegah longsor. Penanaman pohon juga dilaksanakan di daerah yang rawan ” kata lurah berusia 53 tahun tersebut.

“Harapannya, Ngesrep juga menjadi juara pada Lomba Kampung Hebat 2020 ini,” tandasnya.

Baca juga:  Semarang PPKM Level 1, Aktivitas Warga Kembali Normal

Sri Adiati, selaku ketua RW mengatakan, pihaknya selalu menjaga semangat warga dalam membenahi lingkungan. Salah satunya rutin menggelar kegiatan sosial. Mulai dari berbincang ringan hingga senam sehat. Selain tujuannya sehat, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk silaturahmi.

“Banyak kegiatan di sini, ada senam lansia, namanya lansia kembang sore. Dilaksanakan Minggu pagi. Kemudian senam poco-poco dan maumere. Biasanya Jumat malam dan Minggu malam. Kemudian beberapa hari yang lalu kita meresmikan Gapura Taman Gombel Permai,” jelas perempuan berusia 64 tahun itu. (cr2/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya