alexametrics

Imigrasi Soroti Konser MLTR

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Konser grup musik pop rock asal Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR) yang bakal menggelar konser di Kota Semarang 22 November mendatang, bisa saja terancam batal. Jika mengabaikan keberadaan Kantor Imigrasi Semarang.

Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Semarang Ma’mum manyampaikan bahwa untuk mendatangkan artis asing perlu dilakukan seleksi dari tim pengawasan artis asing (TP2A) di bawah koordinasi Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah.

“Mekanismenya kami rapat bersama dengan seluruh stakeholder yang menangani tentang TP2A. Kalau sudah komplet perizinannya, pertunjukan baru bisa dilaksanakan,” kata Ma’mum, kemarin.

Menurutnya, mekanisme tersebut seharusnya dipenuhi oleh penyelenggara sebelum dilaksanakan konser. Namun pihaknya menyayangkan, hingga saat ini belum ada koordinasi lebih lanjut terkait pelaksanaan konser. Pihaknya menegaskan jika persyaratan tersebut tidak dipenuhi, maka secara administrasi dan hukum konser tersebut dapat dibatalkan.

Baca juga:  Gelar Konser Adaptasi, Jumlah Penonton Dibatasi 50 Orang

“Kesbangpol juga belum mengundang kami untuk melakukan rapat TP2A. Bagaimanapun kita negara hukum, kalau tidak ada izinnya bisa dihentikan, ” jelasnya.

Hingga saat ini, diakuinya, belum ada koordinasi mengenai konser MLTR.  Untuk itu, pihaknya akan terus memantau hingga waktu pelaksanaan.

“Nantinya Kesbangpol akan mengundang Timpora dan stakeholder yang mempunyai fungsi perizinan merapatkan agenda konser artis asing itu,” sebutnya.

Terpisah, salah satu panitia lokal penyelenggara konser MLTR, Marco Manardi mengatakan saat ini penyelenggara di pusat sedang mengurus dan melengkapi proses perizinan artis asing di Kantor Keimigrasian Jakarta Pusat. Selanjutnya, tembusan akan disampaikan ke Kantor Imigrasi Semarang.

Marco menjelaskan, sambil menunggu perizinan dari Jakarta panitia lokal mengurus perizinan yang di daerah. “Penyelenggara dari pusat masih melengkapi di Keimigrasian di Jakarta, sedangkan untuk surat-surat perizinan di daerah sudah masuk semua. Yang jelas untuk persyaratan penyelenggaraan konser di daerah sudah jalan,” kata Marco kepada wartawan.

Baca juga:  Liga 3 Digelar Tanpa Penonton, Konser Musik Masih Belum Boleh

Ia menyampaikan rapat lanjutan dengan 9 stakeholders terkait di antaranya Kesbangpol Jateng, TP2A dan instansi lainnya akan dilakukan 15 November mendatang. Untuk itu, dia memastikan konser bertajuk ‘Still Asian Tour 2019’ ini tetap dilaksanakan. “Insya Allah, berkas dari Jakarta sudah beres semua,” sebutnya. (jks/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya