alexametrics

Selundupkan Rokok Ilegal Lewat Jalur Laut

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Jateng-DIJ kembali menyita ratusan ribu batang rokok ilegal. Penyitaan dilakukan di Tanjung Emas Semarang, belum lama.

Penyitaan bermula dari adanya informasi masyarakat tentang adanya kendaraan dari Jepara membawa rokok yang diduga ilegal. Tujuannya Pulau Sumatera. Hasil analisis dan pengembangan informasi ini, ditindaklanjuti tim gabungan KPPBC Tanjung Emas dan KPPBC Semarang serta Pomdam IV Diponegoro.

”Setiap pergerakan terus dipantau petugas. Hingga akhirnya kami sergap satu kendaraan truk di area parkir Pelabuhan Tanjung Emas, Jalan Coaster Tanjung Emas, Kota Semarang, yang membawa rokok yang diduga ilegal,” beber Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng-DIJ, Gatot Sugeng Wibowo.

Baca juga:  Ketua MPR: Saatnya Kita Jahit Merah Putih

Modus yang digunakan terbilang baru, yakni dengan memanfaatkan jalur laut. Dijelaskan, mereka mengalihkan jalur distribusi ini karena beranggapan petugas hanya melakukan operasi di darat. ”Mereka kucing-kucingan dengan petugas. Menyembunyikan rokok ilegal ini pada truk yang mengangkut mebel. Ini dilakukan untuk mengelabuhi petugas,” jelasnya.
Dalam penindakan ini, petugas mendapati 32 koli berisi rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dengan berbagai merek. Rokok-rokok tersebut dilekati Jempel atau kertas yang difungsikan seolah-olah sebagai pita cukai pada bungkusnya. ”Total 760.000 batang rokok dengan nilai barang Rp 543.400.000. Potensi kerugian negara sebesar Rp 358.769.400,” jelasnya.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jateng-DIJ, Parjiya menegaskan akan terus memerangi rokok ilegal. Terlebih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng mendukung dengan dana hibah Pajak Rokok untuk penegakan hukum. Termasuk back up dari aparat penegak hukum yang dalam hal ini adalah Pomdam IV Diponegoro.

Baca juga:  Kelabuhi Petugas, Rokok Tanpa Cukai Ditimbun Buah Naga dan Salak

”Tidak ada keraguan bagi kami memerangi rokok ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. Saya terus mengajak para pelaku untuk kembali ke jalan yang benar. Legal itu mudah, kami siap membantu secara gratis tanpa biaya apapun,” tegasnya. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya