alexametrics

Disdik Petakan Sekolah Rawan Banjir

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG Memasuki musim penghujan, membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang mulai melakukan pemetaan sekolah yang rawan bencana banjir. Selain itu juga memberikan surat edaran kepada sekolah untuk mendata atap sekolah yang rawan ambruk saat musim hujan tiba.

“Dari pemetaan sementara, masih ada sekolah yang rawan banjir, terutama di wilayah Semarang Utara, Genuk dan Pedurungan untuk tingkat SMP,” kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Semarang, Sutarto, Selasa (5/11).

Di wilayah Semarang Utara, dua sekolah yang rawan banjir adalah SMP Negeri 38 dan SMP Negeri 25. Khusus SMP Negeri 6 Semarang di Jalan Pattimura, menurutnya, aman dari banjir, namun akses menuju sekolah yang rawan tergenang banjir. Selain itu, juga SMP Negeri 34 Semarang di wilayah Genuk. “Disdik sebenarnya tidak menghitung jumlah, namun lebih mewaspadai kewilayahan,” jelasnya.

Baca juga:  Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Johar Kembali Menjerit

Dikatakan, melalui Kadisdik Gunawan Saptogiri, Disdik telah memberikan surat imbuan untuk melakukan langkah antisipasi terhadap bencana banjir, longsor ataupun angin kencang. Misalnya saja, meminta kepala sekolah melakukan pendataan gedung atau atap sekolah yang bocor, rawan ambruk dan lainnya saat musim hujan tiba.

“Misalnya, atap sekolah yang rawan ambruk saat hujan deras, kami minta didata dan laporkan ke kami, agar kami tahu di mana saja sekolah yang rawan,” tuturnya.

Sutarto mengaku, hingga kemarin belum menerima laporan dari pihak sekolah. Menurut dia, laporan akan mulai masuk pada pekan ini, lantaran surat imbauan tersebut baru dikirimkan pada akhir Oktober lalu.

“Targetnya pekan ini, semua sekolah bisa memberikan laporan dan data secara lengkap kepada Disdik, agar bisa dilakukan perbaikan menggunakan dana APBD,” ucapnya.

Baca juga:  Anak-Anak Lebih Rentan Kena Covid-19, Belum Terbangun Kesadaran dengan Baik

Kabid Pembinaan SD Disdik Kota Semarang Hidayatullah Imam Prasetyo meminta agar sekolah bisa menyelamatkan aset sekolah dari banjir. Selain itu juga meminta pihak sekolah bisa membersihkan lingkungan sekolah.  “Aset sekolah harus diamankan dari atap bocor dan banjir, juga pembersihan lingkungan sekolah agar tidak ada air yang menggenang,” tambahnya. (den/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya