alexametrics

Terintegrasi Online, Pengelolaan Aset lebih Optimal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Sistem tata kelola aset daerah di Jateng akan lebih optimal ketika terintegrasi secara online. Selama ini DPRD Jateng merasa kesulitan mengakses keberadaan aset. Utamanya jumlah dan status aset apakah idle (menganggur), pinjam pakai, sewa, maupun yang sudah beralih tangan.

Wakil Ketua DPRD Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri mengatakan, dengan sistem online, tentu akan mudah mematau keberadaan aset di Jateng. Mengingat aset yang ada cukup banyak dan belum semua bisa digarap dengan optimal. “Aset masalah penting. Jadi harus dibenahi dan dikelola dengan maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, dengan sistem online akan bisa melihat mana aset-aset yang bisa dioptimalkan untuk pendapatan daerah. Dari informasi yang masuk, tata kelola aset belum bisa memuaskan. Di Jateng salah satu persoalan aset adalah masih banyak yang belum dikelola. Bahkan ada sebagian yang statusnya masih belum jelas. “Harus dipetakan. Mana yang potensi besar, mana yang tidak. Sehingga nanti hasilnya akan bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Baca juga:  Usung Konsep Smart Park, Ada Penyiraman Taman Otomatis hingga Sampah Kuota

Ketua Komisi A DPRD Jateng, Muhammad Saleh mengaku, pihaknya dalam beberapa pekan ini berkeliling ke sejumlah aset daerah. Dari hasil kunjungan itu nanti akan dibuat kesimpulan. Untuk dijadikan catatan kepada Pemprov Jateng perihal tata kelola aset. “Kami tidak menginginkan aset-aset yang sebenarnya produktif atau bisa dioptimalkan untuk PAD ternyata dalam pengelolaannya tidak maksimal. Ini harus dipetakan,” tegasnya.

Politisi Golkar ini menambahkan, pengelolaan aset yang maksimal bisa menjadi peluang menambah PAD. Pihaknya minta BPKAD serius mengelola aset. Kalau bisa aset-aset sudah bisa diinventarisasi selanjutnya masuk sistem online. Sehingga bisa mengetahui aset mana yang harus dioptimalkan. “Kami di DPRD dan gubernur sudah sepakat bersama-sama membangun Jateng sesuai tupoksinya masing-masing. Jadi semua harus digarap dengan maksimal,” tandasnya. (fth/zal)

Baca juga:  Pemkot Semarang Ubah Aset Mangkrak Kemenkeu Jadi Taman Kota

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya