alexametrics

Bandara Dewandaru Operasi Malam Hari

Pemprov Kembangkan Tiga Bandara

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,  SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng saat ini sedang mengembangkan tiga bandara di Jateng. Selain untuk membuka keterisoliran, pengembangan bandara juga ditujukan untuk mendukung pariwisata.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Satriyo Hidayat mengatakan bahwa sejumlah bandara yang kini tengah dikembangkan di antaranya ada bandara Dewandaru Karimunjawa.

Hingga akhir tahun, panjang landasan Bandara Dewandaru ini mencapai 1400 meter. Dia berharap akhir tahun 2019 ini pengerjaan dapat diselesaikan sehingga Bandara Dewandaru dapat dioperasionalkan hingga malam hari.

”Sebab selama ini penerbangan maksimal pukul 17.00. Lebih dari itu, AFL (Airfield Lighting System) untuk mengendalikan pendaratan tidak ada. Sekarang sedang dipasang. Tahun ini lagi dipasang lampunya,” ujarnya.

Baca juga:  Kota Semarang Komitmen Kembangkan Energi Listrik dari Sampah

Pengembanghan lebih lanjut pada Bandara Dewandaru akan dilakukan pada tahun 2020/2021 dengan maksimal panjang landasan mencapai 1600 meter.
Selain Dewandaru, pemerintah juga sedang mengembangkan Bandara Ngloram di Blora. Akhir tahun 2019 ini panjang landasan sudah 1200 meter dan dapat digunakan untuk flight charter ATR-42 atau ATR-72 terbatas.

Rencananya, di tahun 2020 Pemprov Jateng akan bekerjasama dengan pemerintah pusat untuk pengembangan lebih lanjut Bandara Ngloram. Pembebasan lahan dilakukan Pemprov Jateng, sementara pembangunan dilakukan pemerintah pusat.

”Tahap pertama nanti dibangun 1.600 meter. Dengan panjang landasan tersebut nantinya bisa untuk penuh kapasitas ATR-72. Kenapa, karena populasi pesawat ini banyak di Jawa,” ujarnya.

Satu lagi bandara yang juga dikembangkan Pemprov Jateng adalah Bandara Wirasaba di Purbalingga. Landasan bandara ini rencananya akan dipanjangkan mencapai 2100 meter. Sehingga dapat digunakan pesawat jenis jet.

Baca juga:  Pengusaha di LIK Bugangan Baru Keluhkan Infrastruktur Buruk dan Air Bersih

”Hari ini tugas khusus yang diberikan kepada AP II rencananya akan selesai November 2020. Mungkin diakselerasi Mei 2020 sudah bisa operasi. Itu digunakan pertama kali untuk ATR,” tandasnya. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya