alexametrics

Diramaikan Penjual Jamu Gendong Cantik

Pawai Kebangsaan dan Budaya

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG  – Acara Pawai Kebangsaan dan Budaya yang diselenggarakan di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, berlangsung meriah, Senin (28/10). Kegiatan dalam rangka peringatan hari Sumpah Pemuda tersebut dimeriahkan oleh penampilan berbagai budaya dari Jawa Tengah.

Tampak para peserta tampil dengan pakaian dan budaya tradisional. Ada juga atraksi barongsai, barongan, para pelajar dengan baju khas Jawa, serta barisan penjual jamu gendong cantik. Para peserta pawai berjalan kaki dari Jalan Pahlawan mengelilingi Lapangan Pancasila diawali drumband dari Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, acara ini diikuti oleh 35 kabupaten/kota di Jateng. Juga peserta dari Polda, Kodam, serta sejumlah instansi lainnya.

Baca juga:  Simpang Lima Mulai Bersih dari Reklame

“Ini adalah suatu sejarah kemerdekaan Indonesia seutuhnya untuk Indonesia, dan itu ada di tangan para pemuda,” katanya usai upacara sebelum pawai dimulai.

Di panggung VIP duduk pejabat utama Polda Jateng, Kodam dan Pemprov. Tak tampak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi. “Pada hari ini Mas Ganjar memimpin hari Sumpah Pemuda tingkat Propinsi Jawa Tengah di Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini diinisiasi Kapolda Jawa Tengah,” jelasnya.

Waka Polda Jateng Brigjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, Pawai Kebangsaan dan Budaya diikuti seluruh jajaran polres di Jateng. Mereka mengirimkan seni dan budaya daerah masing-masing. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini bisa memperkuat sense of belonging atau rasa memiliki para pemuda akan seni dan budaya daerah,” harapnya.

Baca juga:  Terbentuknya NKRI Tak Lepas dari Peran Ulama

Acara pawai atau defile kemarin dimeriahkan Komunitas Penggemar Mercedes Benz Semarang, driver ojek online hingga komunitas motor gede (moge). Juga aksi freestyle sepeda motor.

Perwakilan pengemar mobil Mercedes Benz Semarang Sunatha Liman Said mengatakan, pihaknya senang sudah dilibatkan di kegiatan akbar ini. “Saya beserta teman-teman pecinta mobil Mercedes Benz Semarang merasa senang terlibat dalam pawai. Ini merupakan pengalaman pertama bagi kami mengikuti Pawai Kebangsaan dan Budaya memperingati hari Sumpah Pemuda,” katanya di sela-sela acara, Senin (28/10).

Pihaknya berharap pawai seperti ini seharusnya dapat gelar rutin setiap tahunnya. Dengan adanya pawai ini terlihat keakraban serta kebhinekaan terjalin dan gambaran bangsa Indonesia yang terwujud dalam kegiatan ini.(mha/aro)

Baca juga:  Usai Serang Pemotor, Lanjut Pesta Miras

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya