alexametrics

Plh Sekda Jateng Ditunjuk melalui Lelang

Puryono Pamitan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANGSekda Jawa Tengah nonaktif Sri Puryono pamit kepada seluruh staf di jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jumat (25/10) pagi kemarin. Acara pamitan di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah ini diwarnai isak tangis para staf.

Puryono pamit cuti selama tiga bulan terhitung mulai kemarin hingga 24 Januari mendatang, kemudian pindah tugas. Puryono menepis bahwa dirinya mengundurkan diri maupun dipensiunkan. Hanya mengambil cuti besar yang akan dimanfaatkan untuk mengurus administrasi perpindahan tugas ke kampus Universitas Diponegoro (Undip).

”Juga persiapan pengukuhan sebagai guru besar Manajemen Lingkungan. Karena persiapannya tidak sebentar,” ujarnya dengan menambahkan pengukuhan akan dilakukan 23 November mendatang.

Sejak 13 Maret 2013, terhitung Puryono sudah 6 tahun 6 bulan 13 hari menjadi Sekda Jawa Tengah. Ia mengapresiasi semua staf atas dukungan yang diberikan kepadanya selama ini. ”Saya merasa sangat puas, kinerja njenengan maksimal, paling baik dalam tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Baca juga:  Dua Gedung Mangkrak Seharusnya Bisa Dikerjasamakan

Puryono meminta, hal-hal baik yang selama ini dilakukan untuk dilanjutkan dan semangat kerja terus ditingkatkan. Mengingat bersama Jawa Timur, Jawa Tengah ditunjuk sebagai percontohan pertumbuhan ekonomi 7 persen.

Di mata para staf, Puryono adalah sosok yang luar biasa. Figur bapak yang mampu ngemong dan memaksimalkan potensi para staf, dengan masing-masing karakter mereka. ”Semoga beliau menjadi yang terbaik. Selalu bahagia dan selalu memberi manfaat untuk orang banyak,” ujar Wirodo, staf Biro Administrasi Bangda Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan segera menunjuk pelaksana harian (plh) Sekda Jawa Tengah melalui mekanisme lelang. Saat ini, surat-menyurat kepada Kemendagri sedang berproses. Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan Sekjen Kemendagri, dan kemudian akan melayangkan surat kepada presiden.

Baca juga:  Idealnya 30 Pompa Air dan Genset

”Prosesnya sudah bagus dan evaluasinya sudah dilaksanakan. Kemarin Pak Sekda sudah pamit dan sudah menyampaikan, beliau akan jadi profesor di Undip,” ujarnya.

”Kita bantu prosesnya agar bisa lebih cepat, sehingga bisa bertugas di tempat baru dengan baik,” imbuhnya. (sga/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya