alexametrics

Pendaftaran Kampung Hebat Masih Dibuka

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG—Antusiasme warga mengikuti Lomba Kampung Hebat 2019-2020 terus meningkat. Sejumlah kelurahan sudah mendaftarkan diri sebagai peserta. Pendaftaran masih di buka hingga Senin, 28 Oktober 2019 di kantor Jawa Pos Radar, Jalan Veteran no 55 Semarang, telepon (024) 8414280. Calon peserta juga bisa mendaftar dengan mengirimkan formulir pendaftaran yang sudah diisi lewat email kampunghebat@radarsemarang.com

“Kami harapkan kelurahan-kelurahan lainnya yang belum mendaftar bisa segera mendaftar,” tutur Panitia Lomba Kampung Hebat 2018-2019 Sugiyanto Wiyono.

Lomba Kampung Hebat adalah sebuah kompetisi antarkampung yang diwakili lingkup RW (Rukun Warga) yang ditunjuk oleh masing-masing kelurahan di Kota Semarang. Ada empat kategori yang dilombakan. Yaitu Kampung Pintar, Kampung Kreatif dan Inovatif, Kampung Pancasila dan Kampung Bersih, Hijau dan Sehat. “Kelurahan yang mendapatkan penghargaan terbanyak akan ditetapkan sebagai juara umum dengan gelar Best Awarding Kampung Terhebat,” jelasnya.

Baca juga:  39 Warga Binaan Lapas Perempuan Gunakan Hak Pilih

Dijelaskan lebih lanjut, unsur penilaian untuk kategori Kampung Pintar adalah kampung yang memiliki program layanan publik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan memanfaatkan jaringan internet untuk menunjang pelayanan warga, pemberdayaan ekonomi, pendidikan kesehatan, kesenian dan budaya. Kampung Pancasila adalah kampung yang memiliki program pemberdayaan warga untuk membangun dan memperkuat nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, kebersamaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial. Lalu Kampung Kreatif dan Inovatif adalah kampung yang menggali potensi lokal yang ada dan diberdayakan menjadi sebuah kekhasan yang bernilai ekonomi. Sedangkan Kampung Bersih-Hijau dan Sehat merupakan kampung yang menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat melalui program-program pemberdayaan warga.

Baca juga:  Jajan Pasar Gerakkan Ekonomi Warga

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, Lomba Kampung Hebat yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Semarang bersama Pemkot Semarang merupakan kegiatan yang tepat untuk menunjukkan bahwa lurah dan camat bukan pemimpin yang standar. Lurah dan camat di Kota Semarang harus memiliki ide-ide inovatif dalam menjalankan tugasnya. Komunikasi yang baik antara lurah dan masyarakat bisa menjadi kunci untuk menggerakkan masyarakat ikut menyelesaikan permasalahan di Kota Semarang.

“Lomba Kampung Hebat ini merupakan salah satu kesempatan bagi lurah untuk berkomunikasi dengan masyarakatnya.”

Konsep bergerak bersama, kata Hendi, sangat penting dalam membangun wilayah. Tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah. Masyarakat juga harus bisa ikut memberikan kontribusi dalam membangun, terutama di kampung masing-masing. Kalangan pengusaha dan swasta juga bisa digandeng untuk menyalurkan bantuan lewat corporate social responsibility (CSR) pada masyarakat dan wilayah mereka berada.  (ton)

Baca juga:  Kelurahan Terboyo Wetan Andalkan Kampung Rajut dan Usaha Rumahan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya