alexametrics

Curi Poin di Surajaya

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-PSIS akhirnya meraih kemenangan setelah gagal meraih poin penuh dalam empat pertandingan terakhir. Dalam lawatan ke kandang Persela Lamongan, anak asuh Bambang Nurdiansyah ini berhasil mencuri tiga poin setelah menang 0-1 atas tim berjuluk Laskar Joko Tingkir.

Hari Nur Yulianto berhasil mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan tersebut. Dengan starting eleven yang tak jauh beda dari pertandingan sebelumnya, Bambang Nurdiansyah menurunkan Jonathan Cantillana sejak awal laga. Begitu pula dengan trio Bruno Silva, Clauidir Marini dan Hari Nur.

Babak pertama berjalan monoton. PSIS lebih memilih menggunakan strategi menunggu. Sedangkan di sisi lain, Persela gagal mengembangkan permainan setelah dua legiun asing andalannya yakni Rafinha dan Alex dijaga ketat bergantian oleh Finky Pasamba, Wallace Costa dan Rio Saputro. Babak pertama pun berakhir dengan hasil imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Tim Mahesa Jenar mulai tampil agresif. Mereka mulai menerapkan counter attack dan skema penyerangan dari kaki ke kaki untuk segera mencetak gol. Hal yang sama pun dilakukan oleh Laskar Joko Tingkir. Gelandang Kei Hirose didorong ke depan untuk lebih fokus menyerang. Namun hasilnya nihil. Mereka belum bisa menembus pertahanan solid PSIS yang dikomandoi sang kapten PSIS, Wallace Costa.

Baca juga:  Mahesa Jenar Obati Kerinduan Suporter

Di tengah babak kedua, Bambang Nurdiansyah mulai menjajal komposisi baru dengan menurunkan pemain muda Andreas Crismanto. Pemain bernomor punggung 77 tersebut langsung tampil agresif menggantikan peran Clauidir Marini di posisi sayap. Tidak berhenti disitu, pemain muda lainnya, Eka Febi juga diturunkan menggantikan Septian David. Eka berhasil menjalankan tugas dengan baik yakni mendampingi Finky Pasamba untuk menempati pos breaker.

Dengan tambahan amunisi muda, PSIS tampil semakin agresif membombardir pertahanan Persela sekaligus membuat dua stoper mereka M Zaenuri dan Arif Satria kalang kabut meladeni serangan balik Mahesa Jenar.

Puncaknya, ketika laga diprediksi berakhir imbang, petaka menghampiri Persela. Pada masa injury time menit ke-92, Bruno Silva yang lepas dari perangkap offside mengirimkan umpan kepada Hari Nur Yulianto yang sukses membobol gawang Dwi Kuswanto. Alhasil skor berubah 1-0 untuk keunggulan PSIS dan hasil tersebut bertahan sampai peluit akhir ditiup. PSIS berhasil pulang dengan tiga poin di tangan dan berada pada peringkat 12 klasemen sementara dengan 24 poin.

Menanggapi kemenangan tersebut, coach Bambang Nurdiansyah mengaku bersyukur dengan hasil yang didapat pada Jumat Sore (18/10) kemarin. Menurutnya, hasil tersebut dapat diraih berkat kerja keras dan semangat pantang menyerah dari Wallace Costa dkk.

Pihaknya bangga dengan anak asuhnya yang berhasil menerapkan skema yang ia berikan. Dengan mematikan pergerakan gelandang Jepang milik Persela, Kei Hirose yang selalu menjadi pemain kunci dalam setiap permainan lawan. Alhasil permainan Persela tidak berkembang dan gagal melesatkan gol ke gawang Jandia Eka.

Baca juga:  PGN Gandeng Bank Bukopin

“Kemenangan PSIS ini bukan karena pelatih. Tapi karena pemain. Mereka yang tidak mau kalah dan bertekad untuk menang. Intinya kami hanya mengarahkan dan yang memutuskan itu pemain sendiri. Apakah masih punya harga diri untuk menang atau tidak. Dan Alhamdulillah, pemain mengerti maksud saya dan bermain maksimal serta mampu menerapkan skema yang saya instruksikan,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga memuji penampilan pemain muda PSIS yang dapat bermain baik dan memberikan warna dalam serangan tim Mahesa Jenar. Meskipun masih dalam euforia kemenangan, pihaknya mengingatkan kepada para pemain untuk tidak lengah. Dengan pertandingan yang masih banyak tersisa, dirinya ingin anak asuhnya tetap fokus mengejar kemenangan. Sehingga dapat memantapkan posisi guna menghindari zona degradasi yang selama ini selalu ditakuti oleh seluruh tim yang berlaga di Liga 1.

Pahlawan PSIS dalam pertandingan ini, Hari Nur Yulianto menuturkan sangat bersyukur dapat menyumbangkan gol untuk kemenangan PSIS. Dirinya mempersembahkan gol tersebut untuk para pemain dan pelatih yang telah berjuang keras di atas lapangan. “Tak lupa untuk supporter dan teman-teman yang telah mendoakan, gol ini untuk kalian,” ujarnya penuh senyum bahagia.

Baca juga:  Anggaran Membengkak, PSIS Berharap Skema Alernatif

Disisi lain, Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar menyayangkan hasil yang diraih anak asuhannya. Pasalnya hasil tersebut melesat dari ekspektsinya yang seharusnya mampu meraih poin penuh di depan publik sendiri. Pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi terhadap permainan timnya dan bersiap memberikan perlawanan sengit melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga 1 nanti.

“Tentu ini bukan hasil bagus. Kami sudah berjuang keras dan menentukan strategi untuk melawan PSIS. Namun memang stategi tersebut tidak berjalan baik dan puncaknya counter attack yang dilakukan lawan pada menit-menit akhir tidak bisa kami antisipasi. Hasil hari ini akan kami evaluasi. Semoga dalam pertandingan kedepan kami dapat memperbaiki performa dan terhindar dari zona degradasi,” ujarnya.

Kapten Persela Lamongan, Eky Taufik mengakui hasil buruk tersebut semakin mempersulit Persela di klasemen sementara. Pihaknya meminta maaf kepada suporter karena belum bisa memberikan kemenangan. Dan berjanji untuk dapat memeperbaiki permainan  guna meraih hasil maksimal di sisa pertandingan yang ada. “Hasil ini memang kurang bagus. Kami minta maaf kepada suporter belum bisa memberikan kemenangan sore ini. Sekali lagi maaf,” pungkasnya. (akm/bas/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya