alexametrics

Mendadak dapat JC, Rina Bakal segera Bebas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Mantan Bupati Karanganyar Dr Rina Iriani Sri Ratnaningsih bakal segera menghirup udara bebas. Saat ini, terpidana perkara penyalahgunaan bantuan Subsidi Perumahan Griya Lawu Asri (GLA) dari Kementerian Perumahan Rakyat pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Sejahtera Karanganyar tahun 2007 – 2008 senilai Rp 18,4 miliar ini sudah menjalani asimilasi kerja sosial. Anehnya, Rina akan segera bebas setelah memperoleh justice collaborator (JC).

Pasalnya, dalam kasus itu, Rina divonis paling berat, bahkan diduga termasuk aktor intelektual. Selain itu, dalam amar putusan Peninjauan Kembali (PK) hakim agung Mahkamah Agung tak menyebutkan mantan guru PNS SD Gaum 2 Tasikmadu itu merupakan bagian dari pelaku JC. Namun demikian, saat ini bakal segera menjalani bebas, setelah lima tahunan menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Bulu, Semarang.

Baca juga:  Ketenagakerjaan Karyawan Terjamin, UMKM Maju

Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Semarang Asriati Kerstiani membenarkan Rina telah mendapat Surat Keputusan (SK) asimilasi kerja sosial dari Kemenkum dan HAM yang ditandatangani Dirjen Pas. Adapun pelaksanaannya di Yayasan Islam Sahidin, Krobokan, Semarang. Yayasan itu disebutkannya, dilengkapi TK, pesantren, SMP, madrasah dan perkumpulan ibu-ibu warga sekitar yang diberi keterampilan.

“Tugas Bu Rina mengajar, apalagi latar belakang beliau adalah guru. Selama melaksanakan asimilasi itu, Bu Rina membantu menjadi guru atau pengajar madrasah itu. Kami juga sudah melaksanakan MoU pelaksanaan asimilasi di dalam maupun di luar lapas dengan yayasan itu,”terang Asriati Kerstiani, saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di LPP Semarang, Jumat (11/10).

Baca juga:  Kejati Periksa Bupati dan Sekda Blora

Sekretaris Komunitas Pemerhati Korupsi (Kompak) Jateng Sasetya Bayu Efendi mengatakan JC yaitu saksi pelaku yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk membongkar sebuah kasus pidana. “Jadi kalau tidak bekerja sama dari awal bisa dapat JC, malah aneh. Penuntut atau penyidiknya mengapa bisa mengeluarkan kalau ndak kerja sama dari awal?” katanya heran. (jks/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya