alexametrics

Hendi Ajak Jajarannya Teladani Wongsonegoro

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Keteladanan KRMT Wongsonegoro perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan pemerintahan Kota Semarang.  “Pemerintah Kota Semarang selalu menyempatkan untuk hadir di dalam acara ziarah ke makam KRMT Wongsonegoro. Dalam sejarah, beliau pernah menjadi Wakil Perdana Menteri Indonesia, pernah juga menjadi Gubernur Provinsi Jawa Tengah pada masa kemerdekaan dan beliau adalah pelaku pejuang Pertempuran Lima Hari,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat berziarah ke makam KRMT Wongsonegoro di Desa Kagokan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (8/10).

Hendi –sapaan akrab wali kota– juga bercerita, dirinya pernah mendapat tanggapan dari rekan-rekannya di Pemerintah Provinsi Jateng. Seharusnya pemprov-lah yang melakukan tradisi ziarah ke makam KRMT Wongsonegoro yang notabene merupakan gubernur pertama Jateng pasca kemerdekaan. “Saya bilang tidak ada yang keliru, karena masih sama-sama tokoh bangsa dan kami ziarah juga karena dalam rangka memperingati Pertempuran Lima Hari di Semarang pada tanggal 14 Oktober nanti,” ujar Hendi.

Baca juga:  Asyik Ngobrol, Temukan Elang Laut

Hendi juga menuturkan ziarah yang rutin digelar setiap tahun ini memiliki banyak makna yang bisa diteladani warga Kota Semarang, khususnya jajaran pemkot. “Melalui ziarah kita akan memahami dan mengetahui bahwa setiap manusia itu akan meninggal, sehingga dalam berbagai kesempatan harus bisa memberi manfaat kepada orang lain,” ungkapnya.

Ia berharap khususnya kepada jajaran pemerintah yang saat ini menduduki posisi-posisi penting, agar tidak sewenang-wenang. Gunakan kesempatan agar posisi yang saat ini dijalani dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Hadir dalam ziarah tersebut jajaran Forkopimda Kota Semarang, OPD dan Camat Kota Semarang, pelaku Pertempuran Lima Hari, PEPABRI, Pimpinan DPRD Kota Semarang dan perwakilan keluarga KRMT Wongsonegoro, yakni RM Satria Puji Hudiarso. Di hadapan para tamu yang hadir, Hendi juga berpesan bahwa keteladanan KRMT Wongsonegoro dalam pengorbanannya untuk orang lain harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Kita berjuang untuk membantu masyarakat khususnya di Kota Semarang ini mudah-mudahan selalu konsisten, kontinyu dan tidak kenal lelah,” pesan Ketua DPC PDIP Kota Semarang tersebut.

Baca juga:  Hendi Dukung KPK Fokus pada Pencegahan Korupsi

Ziarah ini merupakan rangkaian awal dalam memperingati Pertempuran Lima Hari di Semarang yang merupakan pertempuran antara pemuda Kota Semarang melawan tentara Jepang pada 15-19 Oktober 1945. “Kita mengawali dengan ziarah ke makam leluhur kita KRMT Wongsonegoro, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan di kelurahan-kelurahan, kemudian puncaknya tanggal 14 Oktober ada upacara dan teatrikal yang diadakan di Tugu Muda Kota Semarang,” jelas Hendi.  (*/zal/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya