alexametrics

Jateng Menuju Provinsi Layak Anak

Tunggu Tiga Kabupaten

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Jawa Tengah didorong untuk menjadi Provinsi Layak Anak. Saat ini hampir semua kabupaten/kota di Jawa Tengah telah memperoleh predikat Layak Anak. Hanya ada 3 saja yang belum.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Lenny N Rosalin mengatakan bahwa dalam hal pemenuhan hak dan perlindungan anak, kabupaten/kota di Jateng terus mengalami kemajuan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Ini harus ditingkatkan. Mengingat jumlah anak di provinsi ini sangat besar yakni 10 juta anak dari 80 juta di seluruh Indonesia. Atau, 1/8 anak di seluruh Indonesia ada di Jawa Tengah.

”Menuju Kota Layak Anak (KLA) bukan hanya menjadi tugas dinas saja. Tapi semua pihak. Orangtua dan lembaga-lembaga lainnya. Termasuk oleh anak-anak itu sendiri, untuk mencegah bullying misalnya,” ujarnya saat menyampaikan materi dalam Bintek Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak Provinsi Jateng tahun 2019, di Semarang, Senin (7/10).

Baca juga:  Hakim Antonius Tutup Usia

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Jateng, Retno Sudewi mengatakan hampir semua kabupaten/kota di Jateng memperoleh predikat KLA berdasar tingkatan masing-masing. Tiga yang belum, yakni Banjarnegara Purbalingga dan Wonogiri. ”Tapi kami akan maju bersama. Oleh karenanya, kami akan bersama-sama meraih predikat tersebut,” ujarnya.

Kepada 3 kabupaten tersebut, pihaknya akan memberikan bimbingan. Mengevaluasi apa yang harus diperbaiki dan melakukan pemetaan apa yang mesti dilakukan. ”Berdasarkan undang-undang pemerintah daerah bertanggung jawab dan mempunyai tugas untuk mewujudkan Kota Layak Anak. Sebagai wujud dari upaya pemenuhan hak dan perlindungan Anak. Pemerintah Provinsi Jateng sudah berkomitmen mengenai hal ini,” ujarnya.

Baca juga:  Ubah Cara Pandang terhadap Disabilitas

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan bahwa menuju Provinsi Layak Anak, hal penting yang perlu diperhatikan adalah mendengarkan suara para anak. Memberikan ruang kepada anak. Menghadirkan mereka untuk ikut menyampaikan kebutuhannya sehingga dapat diakomodasi dalam program pembangunan.

”Ketika ditanya apa yang mereka butuhkan, mereka butuh lingkungan bermain yang aman dan nyaman, dan dia ingin gampang berdialog dengan pemimpinnya sehingga bisa menyampaikan pendapat,” ujar Gubernur Ganjar yang dalam setiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jateng selalu mengutamakan perempuan, anak dan difabel untuk menyampaikan kebutuhannya.

Kepada 3 kabupaten yang belum memperoleh predikat Layak Anak, Gubernur akan mengadvokasi dan memberikan pendampingan. (sga/kom/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya