alexametrics

Renovasi Ruko, Pekerja Tewas

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG– Muhrobin, 35, meregang nyawa setelah terjatuh dari bangunan lantai dua setinggi delapan meter. Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (6/10) sekitar pukul 09.00. Bermula ketika warga Plamongansari, Kecamatan Pedurungan itu, memperbaiki sebuah ruko di Jalan Depok Sari Raya, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang.

“Korban sedang memperbaiki atap rumah, di lantah dua. Tidak berapa lama korban terjatuh dan meninggal di lokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi.

Peristiwa itu kali pertama diketahui Virgi salah satu penghuni ruko. Dia mendengar suara benda jatuh bersumber di depan bangunan tersebut. Setelah dicek, ternyata adalah pekerja yang melakukan renovasi ruko tersebut. “Korban jatuh dari ketinggian kurang lebih sekitar 7 sampai 8 meter, di halaman rumah yang kebetulan itu jalan raya, beraspal,” bebernya.

Baca juga:  Warga Desak Pemkot Turun Tangan Atasi Pencemaran Limbah Pabrik di Sungai Silandak

Melihat hal tersebut, saksi langsung menyampaikan kepada pihak keluarga dan warga setempat diteruskan ke Polsek Tembalang. Hingga akhirnya, pihak kepolisian termasuk Kapolsek Tembalang, dan Unit Inafis Polrestabes Semarang mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Pada saat jatuh di aspal, posisi tubuh korban tergeletak tengkurap dengan kondisi kulit pantat kanan mengelupas, kepala belakang luka sobek,” ujarnya.

Diduga, korban terjatuh dari lantai dua akibat tersengat kabel listrik bertegangan tinggi. Jarak kabel listrik dengan atap ruko tersebut sekitar dua meter. “Dugaan sementara korban meninggal karena tersengat aliran listrik utama yang berada di atap rumah saksi yang sedang direnovasi korban,” katanya.

Baca juga:  Napi yang Kabur dari Lapas Terbuka Kendal Tewas Ditembak Polisi di Lampung

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut. Pihak Kepolisian juga telah memintai keterangan saksi-saksi dan pemilik bangunan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

“Tadi pihak kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Pada prinsip menerimakan musibah ini,” tegasnya.

Budi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivtas yang berdekatan dengan kabel listrik jaringan sutet, dengan alasan bertegangan tinggi. Selain itu, pihak petugas dari instansi terkait juga aktif melakukan pengecekan terhadap kabel listrik, sebagai antisipasi terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan. (mha/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya