alexametrics

APBD Molor, Tidak Gajian Enam Bulan

Kebut Bahas APBD 2020

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – DPRD Jateng telah menyelesaikan Peraturan Tata Tertib (Tatib) Tahun 2019. Semua itu harus dilakukan atas pertimbangan kepentingan masyarakat luas. Hal itu sangat penting agar kebijakan yang diambil prorakyat dan benar-benar mengena dengan berbagai persoalan di Jateng.

Ada beberapa kerja DPRD yang perlu segera diselesaikan, salah satunya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020. “Jadi Tatib selesai, Dewan langsung kerja,” kata Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tatib DPRD Jateng Fuad Hidayat.
Fuad menjelaskan, APBD Jateng 2020 ditargetkan selesai pada November mendatang, sebelum APBD kabupaten/kota terbentuk. Sehingga, APBD Jateng 2020 bisa menjadi pedoman pembentukan APBD kabupaten/kota. “Kami ingin penganggaran kita sehat. Tatib kemudian pembentukan AKD (alat kelengkapan dewan) sudah selesai. Sekarang kami langsung fokus untuk pembahasan APBD 2020,” tambahnya.

Baca juga:  Dok! DPRD Jateng Setujui Perubahan APBD 2021

Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto menambahkan, pembahasan APBD 2020 memang mendesak. Mengingat semua pembahasan sudah harus selesai sebelum akhir tahun sehingga semua program yang ada tidak terbengkalai. “Ini juga berkaitan dengan program yang ada. Bahkan jika pembahasan molor dari DPRD bisa tidak mendapat gajian selama enam bulan,” ujarnya.

Bambang menjamin sesuai kebijakan yang diambil akan sesuai dengan perencanaan. Pelaksanaan pembangunan juga harus sesuai dengan skedul yang sudah dibuat antara eksekutif dan legislatif. Ia mendukung semua kebijakan yang sudah ada dan pro terhadap pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Jateng. “Kami pastikan akan bekerja cepat, jadi semua pembangunan dan agenda yang sudah disusun bisa terealisasikan di Jateng,” tegasnya.

Baca juga:  Jateng Bidik Lima Besar

Berbagai persoalan seperti pendidikan, pengentasan kemiskinan masih tetap menjadi fokus dan perhatian bersama. Peningkatan kualitas SDM menjadi hal penting sebagai upaya mensejahterakan masyarakat. Ia berharap semua pemangku kebijakan bisa saling bekerja bareng agar persoalan yang ada bisa segera diatasi. “Kemiskinan harus turun minimal satu digit, dan itu bisa dilakukan jika semua bekerja bareng,” tambahnya. (fth/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya