alexametrics

Berlakukan Pendidikan Antikorupsi Sejak SD

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Pencegahan korupsi terus dilakukan mulai dari bangku sekolah. Saat ini di Jawa Tengah ada 23 pilot project sekolah berintegritas. Sekolah-sekolah ini menerapkan kurikulum pendidikan antikorupsi dan mendapatkan pendampingan khusus dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Jumeri mengatakan jumlah sekolah ini terus bertambah. Sedikitnya ada 367 sekolah yang mendaftarkan diri secara sukarela untuk menerapkan kurikulum antikorupsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 160 adalah SMA Negeri.

Untuk memperluas upaya ini, pihaknya sedang mengumpulkan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota se-Jateng agar pendidikan antikorupsi ini dapat diterapkan di wilayah mereka. Nantinya, 23 sekolah pilot project akan menularkan bagaimana agar kurikulum antikorupsi diterapkan.

Baca juga:  Bentuk Tim Khusus Antikorupsi

”Targetnya 367 sekolah bisa menerapkan kurikulum pendidikan antikorupsi pada mata pelajaran pada akhir tahun ini,” tuturnya dengan menambahkan, sudah ada buku-buku pelajaran diintegrasikan dengan pendidikan antikorupsi yang akan dipelajari untuk dapat diterapkan di sekolah.

Jumeri menjelaskan, dalam penerapannya, pendidikan antikorupsi akan diselipkan pada setiap mata pelajaran, menanamkan sikap jujur melalui slogan antikorupsi, dan meninjau ulang peraturan yang membuka peluang dilakukan tindak korupsi.

Tidak hanya di pendidikan menengah, dalam upaya ini Gubernur Ganjar Pranowo juga menggerakkan para bupati/wali kota untuk turut serta menerapkan pendidikan antikorupsi di sekolah yang menjadi kewenangannya. Ditandai dengan penandatanganan implementasi pendidikan antikorupsi bupati/wali kota se-Jateng belum lama ini.

Baca juga:  Hendi Jadi Relawan Donor Plasma Darah

”Sebenarnya upaya pencegahan korupsi ini tidak hanya menjadi tugas KPK saja. Tapi pemerintah dan masyarakat juga berperan,” ujarnya.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan dalam upaya ini. Seperti membentuk agen antikorupsi dan menugaskkannya untuk terjun ke masyarakat. Menyampaikan pendidikan antikorupsi. ”Cara-cara formal maupun non formal dengan metodologi yang tepat, agar bisa menjadi role model di berbagai daerah,” tandasnya.

Gubernur menambahkan, pihaknya juga akan mendorong perguruan tinggi melalui program KKN-nya untuk membicarakan terkait pencegahan korupsi. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya