alexametrics

Antisipasi Kecelakaan Kerja, Pengawas Pilkada Diasuransikan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang menyerahkan bantuan santunan kecelakaan kerja pada empat orang tenaga sekretariat dan pengawas pemilu 2019.

Tahun depan seluruh pengawas pemilu di Jawa Tengah akan mendapatkan jaminan asuransi jiwa selama pelaksanaan Pilkada 2020. Asuransi tersebut menyangkut kecelakaan kerja dan kematian.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Kartini Tjandra Lestari mengatakan, ketika ada kecelakaan kerja dimasa pemilu tersebut maka petugas berhak diberikan bantuan. Namun memang melalui prosedur yang sangat panjang.

“Pemberian santunan ini berdasarkan Surat Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor 0130 tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Pemberian Santunan Kecelakaan Kerja Bagi Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan, Kelurahan/Desa, Pengawas Tempat Pemungutan Suara dan Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum. Tetapi memang melalui prosedur hingga baru kali ini kami bisa serahkan,” ungkapnya usai memberikan santunan sebesar Rp 8,2 juta perorangan.

Baca juga:  Salurkan Paket Sembako, Gandeng 434 Warung

Ia juga menegaskan tahun depan sudah diberlakukannya asuransi lewat BPJS dimasa kerja pemilu. Namun yang menerima ini tidak termasuk pengawas di kabupaten karena dikatakannya sudah permanen. Hal ini pun dinilai bisa memudahkan petugas hingga yang mendapatkan.

“Pembayaran premi asuransi nanti dianggarkan, jadi tidak dipotong dari gaji mereka. Asuransi ini diberikan selama mereka bekerja sebagai pengawas. Yang pasti memang harus lebih mudah,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Muhammad Talkhis mengatakan, rekrutmen pengawas Pilkada 2020 akan dimulai akhir November 2019. Sementara pengawas tingkat desa akan bekerja selama delapan bulan, dimulai Februari 2020. Jumlah yang direkrut tiga orang di tiap desa sejumlah 235 desa.

Baca juga:  Beri Mahar Politik, Pencalonan Dibatalkan

“Pengawas TPS ada 2.103 orang sesuai jumlah TPS yang didesain oleh KPU. Dan hari ini ada empat orang yang mendapatkan bantuan dari 10 yang kami ajukan. Uang langsung dikirimkan dari Bawaslu RI ke nomor rekening korban. Tanpa berhenti di kami atau dipihak mana pun,” timpalnya. (ria/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya