alexametrics

Lengkapi Assessment Centre 57 Assessor

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Kepolisian Daerah (Polda) Jateng sekarang memiliki ruang Assessment Centre. Lengkap dengan peralatan dan 57 assessor berkompeten.

Assessment Centre Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jateng ini diresmikan langsung oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kamis (26/9) kemarin. Ruangan ini terletak di lantai bawah atau basement, sebelah utara ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng.

“Pembangunan Assessment Centre ini merupakan amanah untuk mendapatkan SDM unggul yang kelak akan menempati ruang-ruang jabatan di Polda Jateng,” ungkap Kapolda Rycko usai peresmian Assessment Centre di Mapolda Jateng, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (26/9) kemarin.

Lanjut Rycko, Assessment Centre ini akan pergunakan untuk psikometri atau uji kemampuan matematis, imajinatif dan uji kompetensi. Artinya, pejabat yang akan menduduki jabatan Kasatlantas, Kasatreskrim, Kasat Intelijen, harus dilihat kompetensinya. Selain itu, digunakan untuk pendidikan dan pengembangan di sekolah. Serta untuk kenaikan pangkat. “Dengan adanya Assessment Centre ini, seluruh penempatan jabatan, akan telihat kemampuannya,” katanya.

Baca juga:  Komitmen Lestarikan Lingkungan, Polda Jateng Tanam 12 Ribu Pohon

Assessment Centre ini, kata Rycko, bisa dipergunakan untuk keperluan eksternal atau pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Hal ini dapat membantu para pimpinan daerah memetakan kompetensi jabatan.

“Disini ada modulnya. Misalnya jabatan untuk menjadi asisten, kepala dinas, bisa dilakukan di Assessment Centre. Sehingga para pimpinan kepala daerah, bisa mendapatkan orang-orang yang tepat sesuai kemampuannya,” katanya.

Menurutnya, gedung Assessment Centre dibangun menggunakan dana swadaya atau hibah dari beberapa perusahaan besar. Dilengkpai assesor yang memiliki sertifikasi dari Mabes Polri.

“Anggota Polda Jateng yang telah mengikuti assessment 1200 orang sejak tahun 2012 lalu. Hanya saja, selama ini mereka menggunakan ruangan seadanya di dalam komplek Mapolda Jateng. Makanya, sekarang dibuatkan khusus dilengkapi berbagai peralatan komputer yang tenang,” jelasnya. (mha/ida)

Baca juga:  Oplos Gas Elpiji, Sebulan Kantongi Rp 40 Juta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya