alexametrics

Penjualan Elektronik Diprediksi Naik 10 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Sejak awal tahun 2019, pasar elektronik mulai cerah dan daya beli konsumen membaik. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga naik di atas 5 persen.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) Ali Subroto mengatakan, membaiknya pertumbuhan konsumsi rumah tangga, penjualan perangkat elektronika diprediksi bakal melonjak di tahun ini dengan estimasi pertumbuhan (growth) 8 sampai10 persen. “Selain ditopang perbaikan daya beli masyarakat, juga inovasi produk yang dilakukan sejumlah industri elektronik,” ujarnya Selasa (24/9).

Semarang Branch Manager PT Sharp Electronics Indonesia (SEID), Yan Theodore mengatakan, penjualan produk Sharp di Semarang mengalami pertumbuhan sekitar 14 persen, sedangkan secara nasional Sharp tumbuh 120 persen. Produk kulkas dan TV LED merupakan penyumbang pertama dan kedua.

Baca juga:  Publik Bisa Ajukan Permohonan Audit ke BPK

“Produk terlaris masih didominasi produk Kulkas (45 persen), TV LED (25 persen), sisanya untuk produk mesin cuci, AC, vacuum cleaner, dan lainnya,” kata Yan Theodore di area Pameran Tunggal “Sharp Tomodachi Expo 2019” Global Elektronik kemarin.

Sementara untuk menyambut HUT ke-50 Sharp Indonesia, SEID meluncurkan 2.000 produk Gold Series Sharp, seperti TV, kulkas, mesin cuci, air cleaner dan car air cleaner, serta menyediakan hadiah emas murni seberat 50 gram bagi 50 konsumen yang beruntung.

enurut Yan, setiap bulan Sharp menggelar promo berupa cashback (potongan harga), voucher belanja dan souvenir. Promo berlangsung dalam waktu tertentu dan singkat namun berkelanjutkan. Melalui ajang pameran tunggal yang disertai beragam promo menarik ini, diharapkan mampu mendongkrak omzet penjualan Sharp.

Baca juga:  Tak Berizin, Dua Bangunan Karaoke Dibongkar

Praktisi bisnis ritel elektronik yang juga Managing Director Global Elektronik, Gouw Andy Siswanto menuturkan, perangkat elektronik telah menjadi kebutuhan rumah tangga yang utama, sehingga penjualan tak pernah sepi. Sebaliknya penjualan  cenderung melonjak karena produk Sharp Jepang kian inovatif yang disukai kaum milenial.

“Melalui ajang pameran Sharp Tomodachi Expo 2019 kami menargetkan penjualan melonjak sampai 20 persen,” tuturnya. Andy optimistis target tersebut tak akan meleset, karena pameran bertabur promo dan hadiah menarik. Ada undian berhadiah emas murni untuk 50 pemenang dalam setiap pembelian produk gold series, ini sangat menarik.

Direktur Utama Bank UOB, Kevin Lam menambahkan, konsumsi domestik yang menjadi penopang utama pertumbuhan akan datang dari generasi milenial. Kaum milenila akan menjadi tulang punggung ekonomi dalam 10 tahun mendatang. “Generasi ini lahir dengan karakteristik pendapatan dan daya beli yang tinggi dibanding sebelumnya. Milenial menghabiskan 50 persen dari pendapatan untuk belanja yang sifatnya produk gaya hidup (lifestyle),” kata dia. Pola ini jauh berbeda dari generasi sebelumnya yang menyisihkan 70 persen pendapatan untuk menampung kebutuhan dan konsumsi dasar lainnya. (tya/zal)

Baca juga:  200 Penderita Katarak Dioperasi

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya