alexametrics

Si Restu Rambah Tol, Si Upit untuk SIM

Artikel Lain

RADARSEMARANG. ID Satuan Lalu Lintas (Satlantas) telah berlomba-lomba membuat aplikasi yang lebih milenial dan memudahkan masyarakat. Di Kota Semarang ada Si Upit (Simulasi Uji Praktik by Internet), di Batang ada Si Restu (Sistem Reaksi Cepat Terpadu) dan Satlantas daerah lainnya.

SISTEM Reaksi Cepat Terpadu (Si Restu) yang diluncurkan Polres Batang sejak 2018 silam, cukup memudahkan masyarakat dalam mengakses seluruh layanan darurat di Kabupaten Batang. Melalui aplikasi Si Restu, masyarakat bisa meminta bantuan saat terjadi kecelakaan lalulintas, perampokan, perkelahian sampai donor darah atau bengkel 24 jam.

“Cukup menekan tombol di aplikasi handphone masing-masing yang sudah terpasang,” jelas Kasatlantas Polres Batang, AKP Ferdy Kastalani.

Bahkan, jelas Kasatlantas, Si Restu masih akan diperbaharui dengan menyesuaikan kondisi lalulintas di Kabupaten Batang, yang sudah didominasi oleh jalan tol Trans Jawa. Nantinya, Si Restu bisa diakses pengendara yang melewati jalur tol.

Selama ini, pengguna jalur pantura Batang sudah memanfaatkannya untuk melaporkan dan meminta bantuan pada saat keadaan kegawatdaruratan atau emergency. Namun, kini pelintas di Batang sebagian besar lewat jalur tol. Karena itu, Satlantas ke depan akan bekerjasama dengan pengelola tol, untuk tetap bisa melayani pengendara.

Baca juga:  Pertanian Modern Tingkatkan Produksi Kini Petani Milenial Punya Peranan

Perlu diketahui, sebelumnya di dalam aplikasi Si Restu, ada sembilan fitur layanan. Yaitu fitur informasi kecelakaan terkait laporan kecelakaan lalu lintas, fitur kemacetan berisi kondisi terkini arus lalu lintas, fitur medis/UGD, kejahatan, donor darah, bengkel 24 jam, fitur pengaduan dan lainnya. Sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Batang, RS QIM, PMI, BPBD, Jasa Raharja, Satpol PP, Damkar, dan elemen lain, termasuk Bina Marga PP 07 Plelen.

Karena jalur tol, bukan milik umum, akan dikerjasamakan dengan pengelola setempat, yaitu Jasa Marga. Nantinya, segala kebutuhan pengendara yang bermasalah di jalur tol, bisa dilayani oleh pengelola jalan tol.

“Selama ini, pelintas tol Batang, masih sering kesulitan dalam mengakses bantuan. Seperti ban bocor, mogok, butuh derek dan lainnya. Harapan kami, mereka tetap bisa dilayani lewat Si Restu,” jelas Ferdy.

Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan kerjasama dengan pengeloa tol. Cukup dengan aplikasi Si Restu, apapun kejadian yang menimpa di jalur tol, bisa langsung diinformasikan ke pengelola tol agar bisa dengan cepat membantu pengendara.

Baca juga:  Eks Keraton Agung Sejagat Akan Jadi Desa Wisata

“Kami masih menyiapkan segala kebutuhannya, termasuk pengembangan aplikasinya agar lebih bagus. Serta kerjasama dengan pengelola jalan tol dan teknis lainnya. Intinya, akan seperti sebelumnya, terintegrasi dengan semua pihak, sehingga segala masalah di jalan mudah diatasi, baik di pantura maupun di jalan tol,” tandas Ferdy.

Sedangkan Satlantas Polrestabes Semarang baru meluncurkan Si Upit (Simulasi Uji Praktik by Internet) pada 2017 silam. Baru sebatas melayani masyarakat dalam pembuatan atau permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Si Upit adalah sistem informasi untuk pengetahuan uji teori dan uji praktik memperoleh SIM,” kata Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Si Upit ini bisa dilihat oleh masyarakat luas melalui internet dengan menggunakan handphone. Di dalam website tersebut, terdapat banyak informasi tentang pelayanan masyarakat yang membutuhkan permohonan SIM.

“Tujuannya mempermudah masyarakat. Sehingga bisa mempelajari dulu sebelum mengikuti uji praktik sebenarnya di Satpas Satlantas Polrestabes Semarang,” bebernya.

Informasi dalam website terkait permohonan SIM, seperti mulai melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap motor atau mobil yang akan dikendarai. Kemudian mengenakan helm, menyalakan motor kendaraan hingga cara melakukan pengereman yang safety. Ini merupakan hal penting karena untuk keselamatan. Selain itu, ada uji praktik kendaraan dengan melintasi berbagai rintangan.

Baca juga:  Indomaret di Jalan Gatot Subroto Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

“Si Upit juga menyediakan pendaftaran untuk uji praktik. Jadi disitu mengisi datanya dulu, untuk antre harus booking dulu, istilahnya,” katanya.

Masyarakat yang hendak melakukan ujian praktik memperoleh SIM bisa melakukan latihan di Satpas Satlantas Polrestabes Semarang dengan membawa kendaraan pribadi. Hal ini bisa dilakukan terlebih dahulu dengan membuka website dan menginput data.

“Jadi bisa masuk ke website, kemudian mengisi data. Baru melakukan ujian praktik kapanpun. Kami persilahkan masyarakat untuk melakukan latihan praktik SIM di Satlantas Polrestabes Semarang,” jelasnya.

Ardi mengakui, meski Si Upit telah diluncurkan sejak tahun 2017, pihaknya masih terus melakukan sosialisasi. Bahkan masyarakat yang berminat membuka website ini juga sangat antusias. Menanggapi terkait inovasi terbaru, Ardi mengatakan hal tersebut sekarang masih dalam sebatas informasi pelayanan permohonan SIM.

“Sekarang belum ada inovasi baru. Pelayanannya ini masih sebatas SIM saja. Untuk STNK dan BPKB ada di Samsat Polda,” pungkasnya. (han/mha/ida)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya