alexametrics

Daihatsu Perkuat Dominasi di Kendaraan Niaga

Gran Max Pick Up Rebut Hati Pelaku Bisnis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG– Daihatsu terus memperkuat dominasi di kendaraan niaga di berbagai daerah di Nusantara. Terutama dengan meningkatkan penetrasi penjualan Gran Max Pick Up (PU), mobil niaga andalan Daihatsu, ke berbagai pelosok Tanah Air di tengah masih lesunya daya beli masyarakat.

“Kami optimistis di sisa tahun ini membaik, sehingga kami bisa mencapai market share Gran Max Pick Up di kisaran 45-46 persen,” ujar Kepala Wilayah PT Astra International Tbk-Daihatsu Jawa Tengah Edy Susanto kepada wartawan di Semarang, Minggu (22/9).

Ia yakin penjualan membaik, apalagi gonjang-ganjing perpolitikan nasional pada masa Pemilu 2019 telah usai. Belum lagi biasanya secara historis, market di kuartal keempat selalu mengalami peningkatan. Apalagi, tambah Edy, animo publik terhadap produk baru kompetitor sudah mulai mereda. Selain itu, Daihatsu juga sudah menyiapkan langkah-langkah terbaru untuk menggenjot penjualan Gran Max PU. Diharapkan, volume penjualan bisa menembus sekitar 400 unit per bulan. Saat ini, rata-rata penjualan Gran Max PU sebesar 375 unit per bulan.

Ia memaparkan, saat ini pangsa pasar Gran Max PU sebesar 44 persen (ytd Agustus 2019). Angka itu turun 0,7 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu. Ia mengakui, hal itu dipengaruhi adanya penetrasi produk baru dari kompetitor. Namun, penurunan itu dinilai tidak terlalu signifikan terhadap Daiahtsu. Berbeda dengan kompetitor lainnya yang terhempat dari semula meraih pangsa pasar sekitar 14,6 persen menjadi hanya 5 persen.  “Produk kompetitor lainnya yang tergerus, sementara Gran Max PU bisa bertahan,” ujar dia.

Baca juga:  Sehari Bikin 200 Masker, Hasilkan 3.500 Hand Sanitizer

Ia menambahkan, konsumen masih percaya pada keandalan Gran Max PU, makanya penjualan kendaraan niaga ini masih tergolong stabil. Padahal, total market mobil pikap turun drastis sebesar 24 persen, yakni dari rata-rata jualan sebesar 1.080 unit per bulan menjadi 820 unit per bulan.

Chief Executive PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation Supranoto menjelaskan, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel pasar otomotif nasional dari Januari hingga Agustus 2019 mencapai sekitar 675.000 unit. Angka itu turun 11 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.

Dari total penjualan ritel itu, Daihatsu berada di posisi kedua dengan meraih pangsa pasar 17,5 persen. Sepanjang Agustus, penjualan rite Daihatsu sebanyak 13.696 unit. Gran Max Pick Up berada di posisi kedua sebagai kontributor terbesar Daihatsu yakni sebesar 22 persen. Posisi pertama diberikan Sigra yang menyumbang 28 persen, lalu GranMax (MB), dan Ayla berada di angka 13 persen. “Kami yakin hingga akhir tahun ini bisa meraih target yang diharapkan di awal tahun,” ujar dia.

Baca juga:  Kayu Olahan Komoditi Ekspor Terbesar Sepanjang 2020

Menurut Edy, pangsa pasar Gran Max PU bertahan dan mendominasi pasar segmen pick up low karena banyak pengguna fanatik. Sebagian besar dari mereka adalah pelaku usaha yang begitu selektif dalam membeli kendaraan untuk operasional mereka.

Nunung Pardamaian Bondan, salah satu konsumen setia Daihatsu yang ditemui di rumahnya mengatakan, salah satu hal yang membuat dirinya jatuh hati pada Daihatsu adalah kesetiaan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) ini memberikan pelayanan kepada konsumen, termasuk dirinya.

Pria pemilik usaha ekspedisi di Semarang ini menuturkan, ia pertama kali membeli produk Daihatsu yakni pada 2010. Saat itu, ia baru merintis usaha ekspedisi dengan modal pas-pasan. Karena itu, ia juga hanya membeli Gran Max PU bekas untuk mendukung kegiatan operasionalnya.

Setahun kemudian, setelah usahanya berkembang, lulusan D3 Perpajakan tersebut langsung membeli satu unit Gran Max PU baru untuk mendukung usaha ekspedisinya yang mulai berkembang. Sejak itu, setiap tahun dirinya selalu menambah unit baru untuk mendukung kegiatan operasional usahanya.

Baca juga:  Daihatsu Perkuat Kepedulian ke Customer

Saat ini, Bondan memiliki 12 unit mobil Daihatsu, mayoritas adalah Gran Max PU yang ditempatkan di Semarang, Jogjakarta, Solo, dan Pekalongan. Kendaraan itu untuk mendukung pelayanan kepada konsumennya yang juga terus meningkat. “Saat ini rata-rata setiap tahun, saya selalu menambah satu sampai dua unit mobil Daihatsu baru untuk mendukung kelancaran usaha saya,” paparnya.

Hal serupa diungkapkan Faisal Kristiyanto, supervisor di PT Daffa Jaya Utama, yang menjadi pelanggan setia Daihatsu. Perusahaan yang berdiri pada 2012 ini mulai menggunakan produk Daihatsu sejak 2016 dengan memakai Gran Max dan Gran Max Van sebanyak enam unit. Sedangkan Gran Max PU baru mulai dipakai sejak 2018 untuk mendukung kegiatan operasional perseroan.

Saat ini, perseroan yang menjadi rekanan PLN untuk wilayah Jawa Tengah tersebut telah memakai 19 unit Daihatsu untuk mendukung kegiatan operasional perseroan dengan perincian 19 Gran Max Blind Van, 5 Grand Max PU, dan 2 unit Sigra).

Mengenai pilihannya pada Daihatsu, Faisal mengatakan, pihaknya memilih Daihatsu karena tangguh, bandel, onderdil gampang dicari, mudah diperbaiki jika mengalami kerusakan, harganya bersaing, dan yang tak kalah penting, pelayanan purna jual yang bagus dari Daihatsu. (bis/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya