alexametrics

Siap Kembangkan Potensi Wisata Gastronomi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Kementrian Pariwisata (Kemenpar) mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk mengembangkan wisata kuliner berbasis gastronomi. Melihat peluang Semarang yang memiliki aneka kuliner berbasis budaya, kearifan lokal dan lokasi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar RI, Ravita Datau mengatakan Kota Semarang di 2020 berpotensi menjadi rujukan destinasi gastronomi berstandar internasional. Bermacam wisata khas kuliner dan belanja di Kota Semarang siap menjadi jujugan wisatawan berbagai belahan dunia. Wisata gastronomi saat ini sedang hits di dunia. Tak sekadar menikmati kuliner, tapi lebih pada pengalaman bahwa kuliner menjadi sebuah konteks yang melekat pada budaya, kebiasaan makan, dari hulu hingga hilir.

Baca juga:  Hidupkan Wisata Demak dengan Jalur Rempah

“Gastronomi sudah menjadi atraksi kuliner yang hits, dari hulu hingga hilir. Bagaimana mendapatkan bahan bakunya, cara mengolahnya, cara masaknya, sampai menikmatinya. Itu yang akan menjadi daya tarik,” bebernya.

Ia menjelaskan wisata Gastronomi kuliner ini bisa melengkapi destinasi wisata seperti Kota Lama, Klenteng Sam Poo Kong, Vihara dan lainnya. Misalnya saja, Lunpia, Bandeng Presto dan Mangut. “Semarang merupakan kota yang lengkap, punya akulturasi budaya yang bagus, kota pelabuhan, dan punya destinasi wisata,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang (Disbudpar) Indriyasari segera menindaklanjuti arahan Kemenpar dengan melakukan kerjasama lintas dinas guna membentuk tim percepatan. “Pariwisata tidak hanya satu dinas, harus ada sinergitas, misalnya dari kebersihannya, pelaku usahanya, dan lainnya, untuk itu kita akan kerjasama dengan dinas lain,” jelasnya. (den/ida)

Baca juga:  Genjot Destinasi Gastronomi, Bentuk Pokja Wiskulja

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya