alexametrics

BPBD Akan Gunkaan Bom Air

Pipa Air Terbakar, Pasokan Terputus

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Merbabu kembali terjadi. Padahal, sebelumnya kebakaran di kawasan ini sudah berhasil dipadamkan pada Minggu (15/9) lalu.

”Kemarin memang sudah padam. Tapi karena angin yang bertiup kencang dan mungkin masih ada bara yang belum benar-benar padam, kemudian membesar lagi,” ujar kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Sudaryanto.

BPBD akan menggunakan Bom Air untuk mengatasi kebakaran ini. Namun demikian pihaknya masih akan melakukan pemantauan terkait medan dan letak mata air yang akan dimanfaatkan untuk upaya ini. Pihaknya tidak ingin, pendaratan helikopter justru menimbulkan bahaya, termasuk kerusakan rumah warga.

”Harus dilihat terlebih dulu, menggunakan Heli itu di wilayah mana bisa mendarat. Harus dipastikan tidak ada SUTET sehingga semua aman,” katanya.

Baca juga:  Rokok Ilegal Senilai Rp 21,85 Miliar Dibakar

Mengenai upaya ini, BPBD Jateng sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Koordinasi dilakukan mengingat biaya pemadaman kebakaran menggunakan Bom Air cukup besar.

”Bisa mencapai ratusan juta untuk sekali jalan dalam satu jam. Sementara peralatan milik BNPB masih difokuskan untuk pemadaman di Kalimantan. Sehingga nanti kami akan pinjam ke Penerbad,” jelasnya.

Kebakaran hutan dan lahan di Merbabu dilaporkan telah menyebabkan sejumlah pipa untuk mengalirkan air dari mata air Sipendok rusak. Pipa saluran air ikut terbakar karena berada di atas permukaan tanah/ tidak dipendam. Akibatnya pasokan air untuk warga setempat terputus. ”Berdasar laporan, kerusakan pipa mencapai 3 kilometer,” ujarnya menjelaskan.

Proposal darurat kebakaran, ia katakan, akan disampaikan kepada Gubernur Ganjar Pranowo untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, upaya pemadaman terus dilakukan dengan sinergi relawan, TNI-POLRI dan warga. (sga/ida)

Baca juga:  Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Polrestabes Tingkatkan Kewaspadaan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya