alexametrics

Sigra Baru Dongkrak Penjualan Daihatsu

Di Jateng Ditarget Tumbuh 10 Persen

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Daihatsu Jawa Tengah menargetkan pertumbuhan penjualan Sigra menjelang akhir tahun ini akan meningkat sebesar 10 persen menyusul kehadiran Sigra baru di pasaran. Jika selama ini penjualan Sigra di Jateng berkisar di angka 350-360 unit per bulan, maka dengan kehadiran Sigra baru ini diharapkan dapat mendongkrak penjualan Sigra di Jateng sebesar 10 persen atau naik sekitar 385-396 unit per bulan.

Demikian dikatakan Kepala Wilayah Daihatsu Jawa Tengah PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Edy Susanto di sela-sela peluncuran New Astra Daihatsu Sigra di Semarang, Selasa (17/9).

Dikatakan, secara umum penjualan mobil di Jateng pada kuartal keempat biasanya trennya meningkat. Karena itu, ia berharap kehadiran Sigra baru di kuartal keempat ini akan membantu menaikkan angka penjualan Daihatsu di Jateng.

Baca juga:  Pemkot Semarang Ajukan Pasar Johar Jadi Pasar SNI

Dijelaskan, segmen Low Cost Green Car (LCGC) di Jateng pada kuartal keempat tahun lalu tercatat sebesar 8.000 unit, maka diharapkan pada kuartal keempat tahun ini akan meningkat ke level 9.000 unit. Sejalan dengan itu, ia berharap, segmentasi Sigra di pasar LCGC Jateng juga bisa meningkat.

Sebagaimana diketahui, untuk area Jateng yang meliputi Jogjakarta, Solo, Pekalongan dan Semarang, pangsa pasar LCGC hingga Juli 2019 tercatat sebesar 892 unit. Dari jumlah tersebut, Daihatsu Sigra tercatat menjual sebanyak 370 unit atau menguasai 41,44 persen pangsa pasar LCGC Jateng. Di mana Jogjakarta tercatat memberikan kontribusi terbesar yakni sebanyak 45,50 persen  atau 63 unit, disusul Solo sebanyak 40,56 persen (56 unit), Semarang 38,84 persen (104 unit) dan Pekalongan sebesar 36,62 persen (40 unit). Secara nasional, area Jateng menyumbangkan kontribusi sebesar 10,55 persen dari total pangsa pasar LCGC-MPV Daihatsu.

Baca juga:  Hendi Minta Siswa Papua Tak Terpancing Isu Hoaks

Chief Executive PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation Supranoto menjelaskan, secara nasional pasar otomotif terlihat stagnan. Bahkan, pada semester pertama tahun ini, penjualan otomotif mengalami penurunan sebesar 11 persen. Kendati demikian, penjualan Daihatsu tercatat meningkat 0,6 persen, di mana rata-rata setiap bulannya Daihatsu bisa menjual sekitar 4.000-an unit.

“Karena itu, kami berharap kehadiran Sigra baru ini akan mampu mempertahankan angka penjualan Daihatsu per bulannya yang sudah dicapai selama ini. Apalagi Daihatsu selama ini sudah diterima baik di masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, Sigra memang sangat diminati masyarakat Indonesia. Saat ini, Sigra menjadi pemberi kontribusi terbesar bagi Daihatsu.  Dari total penjualan ritel Daihatsu sepanjang Januari hingga Agustus 2019 sebanyak 13.696 unit, Sigra menyumbang 28 persen dengan meraih penjualan 3.795 unit, diikuti GranMax Pick Up sebanyak 2.989 unit (22 persen), serta GranMax (MB) dan Ayla berada di angka sekitar 1.700 unit (12-13 persen). “Penjualan Sigra akan tetap positif. Apalagi, kehadiran perubahan barunya ini sudah lama dinanti, setelah pertama kali diluncurkan tiga tahun lalu,” tambah Supranoto.

Baca juga:  Pandemi, Layanan Servis Daihatsu Meningkat

Marketing Dept Head PT AI-DSO, Tri Mulyono menambahkan, pasar otomotif nasional pada semester pertama tercatat mengalami penurunan sebesar 11 persen namun, segmen LCGC mencatat kenaikan 0,4 persen. Kenaikan LCGC ini, paparnya, berhasil dinikmati oleh Sigra, karena mampu meraup pangsa pasar sebesar 48,02 persen dari total pangsa pasar LCGC. (bis/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya