alexametrics

Sepuluh Roller Lolos ke PON 2020

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Tim sepatu roda Jateng meloloskan 10 atlet andalannya ke PON tahun 2020 setelah menyabet 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu, di nomor-nomor bergengsi dalam babak kualifikasi PON pada Selasa – Minggu (10-15/9) di Bekasi.

Atlet andalan Jateng Rizki Adyan Prasasti merebut emas untuk nomor bergengsi sprint 500 m putri. Satu emas lagi disabet tim time trial 10.000 m putra dengan roller Zulfikar, Viero, Surya, dan Dava.

Dari nomor lainnya Rizki Adyan Prasasti juga merebut perak ketika tampil di nomor ITT 500 meter putri. Satu perak lagi, direbut Dharma Adyan Pinanditho di nomor ITT 100 m putra.

Tim pra-PON Jateng juga membawa pulang 4 perunggu. Masing-masing diraih Yosua Samolala Buaya nomor sprint 500 m putra, Abigail Guinevere Puteri Nimas Ayu Sprint 1000 putri, Mochamad Zulfikar PTP 10.000 m putra, Rizki Adyan Prasasti Marathon 42 km putri.

Baca juga:  Dubes Inggris Tawarkan Kerjasama Sektor Energi hingga Beasiswa Pendidikan

Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Porserosi) Jawa Tengah, Sukirman menuturkan, pihaknya sudah cukup puas dengan dengan hasil yang diperoleh atletnya. Dengan segala keterbatasan yang dialami ketika latihan, pencapaian atlet tersebut perlu mendapat apresiasi. Pihaknya berjanji akan mengusahakan perbaikan latihan sehingga hasil yang didapat pada penyelenggaraan PON XX Papua dapat maksimal.

“Renovasi lapangan sepatu roda di Stasion Jatidiri waktunya tidak pas dengan penyelenggaran Pra-PON. Jadinya para atlet selama ini latihan di jalan-jalan Semarang seperti Banjir Kanal Timur dan Barat.  Kami sempat protes kepada Sekda kenapa tidak diajak bicara terkait reovasi tersebut. namun karena sudah terlanjur  ya sudah. Kita berdoa saja semoga akhir tahun cepat selesai sehingga anak-anak bisa langsung menggunakan lapangan untuk Trainning Center (TC),” ujar wakil ketua DPRD Jateng tersebut.

Baca juga:  Buron Tiga Tahun, Dua Begal Diringkus

Sementara itu, Sekretaris Umum Porserosi Jateng, Erlangga Ardianza Wibowo mengatakan, dirinya menargetkan 2 medali emas pada PON XX Papua.  Para atlet yang mendapat medali saat pra PON belum tentu mewakili Jateng dalam PON nanti. Akan dilakukan seleksi lanjutan sehingga hanya atlet terbaiklah yang bisa maju ke PON tahun depan. Dirinya meminta semua pihak baik pengurus, pemerintah maupun atlet untuk bekerja keras guna meraih hasil maksimal pada PON nanti.

“Kami mohon kepada KONI Jateng untuk menfasilitasi tim sepatu roda untuk training dan mengikuti kejuaraan di luar negeri. Sehingga dapat mengasah kemampuan serta mental bertanding atlet tersebut,” tandasnya. (akm/lis/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya