alexametrics

Komitmen Menghidupkan Pasar Tradisional

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Komitmen anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah Riyono untuk menghidupkan perekonomian rakyat kecil patut diapresiasi. Sudah bertahun-tahun ia mengkampanyekan ‘ayo belanja di pasar tradisional.’ Ia bersama keluarganya bahkan sudah memulai dan melakukan gerakan tersebut dengan selalu berbelanja di pasar tradisional dan toko-toko kecil. Langkah itu sebagai upaya untuk menggerakkan perekonomian dari bawah agar bisa bertahan.

Karena tidak bisa dipungkiri, keberadaan pasar modern sudah mengancam keberadaan pedagang kecil yang ada di setiap daerah dan pasar tradisional di Jawa Tengah. “Saya tidak alergi dengan pasar modern. Tetapi secara pribadi saya berkomitmen untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan memulai dan menggerakan ayo belanja di pasar tradisional,” kata Riyono.

Baca juga:  Akses Internet Lambat, Calon Siswa Kesulitan Input Berkas

Alumnus Undip ini menambahkan, dalam sejarah Indonesia keberadaan pasar tradisional sudah terbukti menggerakan ekonomi bawah. Karena semua pedagang masyarakat lokal dan untuk menghidupi keluarga. Keberadaan pasar tradisional sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi baik regional maupun nasional juga sudah terbukti.

“Ini yang harus dipertahankan, jangan sampai keberadaan pasar tradisional mati karena masyarakat enggan berbelanja di sana. Di pasar semua pedagang dan menjadi jantung ekonomi,” tegasnya.

Riyono mengaku tidak akan pernah patah semangat untuk terus menggerakkan ayo belanja di pasar tradisional. Mulai dari memulai sendiri, dan berusaha untuk mengintervensi dengan berbagai kebijakan yang berpihak terhadap rakyat kecil. Hal itu tidak mustahil, mengingat ia merupakan wakil rakyat dan bisa terus mengintervensi kebijakan. Sebenarnya untuk level Jawa Tengah, gubernur bisa membuat surat edaran untuk bisa berbelanja di pasar tradisonal.

Baca juga:  Kemenlu Gandeng Pemkot Semarang Gelar Diplofest

“Ayo kita terus kampanye gerakan belanja ke pasar tradisional. Bahan makanan segar dan berkualitas justru ada di pasar tradisional. Karena bahan dagangannya langsung di dapat dari petani dan nelayan setempat,” tandasnya. (fth/lis)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya