alexametrics

Tarik Investor, Jateng Permudah Perizinan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG–Salah satu fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 7 persen adalah investasi. Untuk menarik investor masuk ke Jawa Tengah, salah satunya adalah dengan mempermudah perizinan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng mengatakan, masukan yang diberikan kepada Pemprov Jateng sejauh ini memang banyak terkait perizinan. Pemprov diminta lebih menyederhanakan perizinan agar memudahkan para investor.

”Kalau misal nggak perlu izin, ya sudah, tidak usah. Tolong Jateng masalah perizinan diinventarisir mana yang bisa disederhanakan. Jangan sampai perizinan dipermainkan. Jangan sampai dipingpong dan ujung-ujungnya ada duit,” ujar Sri Puryono menceritakan masukan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

”Ini DPMPTSP mendapatkan Investment Award. Penghargaan dalam hal transparansi, pelayanan cepat dan murah. Itu modal untuk dapat tumbuh 7 persen,” ujarnya yakin.

Baca juga:  Wali Kota Semarang Minta PLN Masukkan Kabel ke Bawah Tanah

Sekda mengatakan, peluang investasi di Jateng sangat luar biasa. Dalam hal ini, ia katakan, kabupaten/kota juga telah melakukan pemetaan menuju pertumbuhan ekonomi 7 persen. Upaya ini, dikatakan, disengkuyung semua bupati/wali kota di Jateng.

”Dengan kabupaten/kota, kita ada berbagai forum. Kita turun ke sana dan mengundang tokoh agama, tokoh masyarakat, perempuan, difabel dan semuanya untuk mengusulkan potensi di daerahnya masing-masing. Jadi, upaya ini juga dilakukan bersama-sama dari bawah,” ujar sekda.

Sekda melihat upaya bersama ini, dalam hal investasi, sangat luar biasa. Ia bahkan mengatakan bahwa kabupaten/kota yang tidak peduli dengan investasi menandakan bahwa daerah tersebut tidak maju.

Ditambahkannya, dalam upaya menuju pertumbuhan ekonomi 7 persen ini pemerintah memang memiliki 3 program prioritas. Namun demikian, ia menegaskan, pertumbuhan 7 persen nantinya akan dirasakan 35 kota/kabupaten di Jawa Tengah.

Baca juga:  Sudah Seminggu Banjir Rob Genangi Jalan Arteri Yos Sudarso Semarang

”Ada kekhawatiran yang muncul kalau investasi asing didorong masuk, kita akan terpinggirkan. Itu tidak akan terjadi. Kita tidak akan menjadi penonton di daerah kita sendiri,” tegasnya.

”Tidak hanya industri besar, tapi pemerintah juga memperhatikan UMKM,” imbuhnya. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya