alexametrics

Potensi Investasi Besar, SDM Belum Mumpuni

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah mendorong pemerintah provinsi membentuk sekolah khusus untuk tekstil. Pasalnya Jawa Tengah memiliki potensi besar investasi dan industri bidang tekstil. Namun masih belum banyak sumber daya manusia yang mumpuni dalam hal tersebut.

Ketua Apindo Jateng Franz Kongi menuturkan, industri tekstil merupakan salah satu tumpuan investasi di Jawa Tengah. Dan untuk mendongkrak minat investor pada sektor tersebut perlu adanya pembangunan infrastruktur industri yang baik sekaligus peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pihaknya membutuhkan bantuan dari pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan hal tersebut guna mendukung pertumbuhan ekonomi dari sektor tekstil.

“Saat ini banyak industri tekstil yang mengaku kekurangan tenaga kerja. Padahal tenaga kerja yang ada di Jateng melimpah. Itu berarti kualitas dan skill yang dimiliki oleh tenaga kerja kita belum maksimal untuk masuk ke industri tekstil,” ujarnya Kamis (5/9).

Baca juga:  Lahan Pengganti SMPN 16 Semarang

Dirinya menyarankan kepada pemerintah provinsi untuk membentuk sekolah khusus seperti politeknik tekstil. Di mana dapat mengajarkan berbagai skill dan teknik mengenai industri tekstil secara lebih intensif. Harapannya semakin banyak SDM berkualitas yang menguasai skill untuk dapat masuk dan mengembangkan industri tekstil di Jateng.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan gubernur terkait usulan tersebut. Namun dirinya memiliki usulan untuk menitipkan prodi tekstil tersebut ke berbagai universitas yang memiliki sekolah vokasi. Sehingga lebih efisien dalam pembentukan dan mempercepat waktu untuk merealisasikan.

“Daripada membuat politeknik atau sekolah baru lebih baik dititipkan saja ke sekolah vokasi milik universitas seperti Undip yang memiliki sekolah vokasi tersebut. Sehingga persiapannya tidak memakan waktu lama dalam proses pembangunan dan administrasi. Cukup penambahan prodi sehingga dalam waktu dekat dapat segera diselenggarakan,” pungkasnya. (akm/zal)

Baca juga:  Apindo Usulkan Rp 2,7 Juta, Serikat Pekerja Rp 3,1 Juta

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya