alexametrics

Kurir Narkoba Disergap di Tol Semarang-Batang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Empat orang ditangkap petugas gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng dan BNNK Batang terkait peredaran narkotika jenis ganja. Barang bukti yang diamankan berupa daun ganja kering seberat 6 kilogram yang terbungkus plastik. Ironisnya, peredaran ganja ini lagi-lagi dikendalikan seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Ya, ada empat orang yang semuanya sudah kita tangkap. Itu hasil operasi gabungan BNNP Jateng dan BNNK Batang,” ungkap Kabid Pencegahan BNNP Jateng Susanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (5/9).

Empat orang yang diamankan diketahui bernama Slamet Widodo, warga Karangandong RT 4 RW 1 Metuk, Mojosongo, Boyolali, dan Kodrat Kharis, warga Karang Bulu RT 003 RW 001 Mudal, Boyolali. Dua orang tersebut ditangkap dalam penyergapan di Jalan Tol Semarang Batang Km 343/600 Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Rabu (4/9) sekitar pukul 06.50.

Baca juga:  Petugas Lapas Kedungpane Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu dengan Bola Tenis

Terkait kronologis penangkapan ini berawal saat satgas Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng menerima informasi dari masyarakat tentang akan adanya kurir narkotika yang membawa ganja dari Jakarta ke Batang melalui jalur darat.

Ya, barang itu dibawa dari Jakarta. Modusnya, narkotika tersebut dibawa dengan menggunakan truk angkutan barang,” katanya.

Selanjutnya, Satgas BNNP Jateng bersama BNNK Batang melakukan penyelidikan di sepanjang jalan tol Tegal, Pemalang dan Batang. Akhirnya, petugas mencurigai truk berwarna putih. Pada Rabu sekitar pukul 05.00. Petugas pun menghentikan truk tersebut lalu diperiksa. Saat itu, didapati dua orang penumpang atas nama Slamet Widodo dan Kodrat Kharis.

“Dari hasil penggeledahan mereka ditemukan membawa tas hitam berisi 6 paket berlakban cokelat yang diduga di dalamnya berisi narkotika jenis ganja seberat 6 kg,” jelasnya.

Baca juga:  Hendi : Pembangunan Jangan Membabi Buta

Petugas lalu melakukan pengembangan dengan cara controlled delivery (CD) atau penyerahan di bawah pengawasan. Akhirnya, berhasil menangkap seseorang bernama Patmulyono di SPBU Payaman 01 04 Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Dari pengakuannya, Patmulyono akan menerima 6 paket ganja tersebut atas perintah seseorang yang disebutnya bernama Andre, dikenalnya hanya melalui HP. Selanjutnya dia akan menunggu perintah orang tersebut untuk distribusi ganja tersebut.

“Ya, ini ada indikasi dikendalikan dari dalam lapas. Inisialnya A, dia mendekam di lapas dalam kasus sama. Dulu pernah ditangkap anggota BNNP Jateng,” katanya.

Informasi yang beredar, napi tersebut diketahui bernama Saddam Husein. Dari hasil penggeledahan disita 1 buah HP merek Samsung J5 yang digunakan untuk mengendalikan Patmulyono. Saddam merupakan napi kasus narkotika dengan vonis 9 tahun penjara. Pada 2017, Saddam ditangkap oleh BNNP Jateng ketika sedang mengambil paket 10 kg ganja yang dikirim dari Sumatera Utara dan dikamuflasekan ke dalam kemasan kopi. (mha/aro)

Baca juga:  Parpol di Kota Semarang Mengacu PDIP

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya