alexametrics

Disdik Kebut Revitasliasi TK

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Dinas Pendidikan Kota Semarang mulai mengebut revitalisasi Taman Kanak-Kanak atau Taman Bermain (TK/KB). Perbaikan fasilitas sekolah tersebut guna menambah kenyamanan kegiatan belajar mengajar siswa.

Kepala sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi Disdik Kota Semarang, Yudia Setiandradi menerangkan, tahun ini pihaknya melakukan revitalisasi untuk sembilan TK dan KB. Dana yang dikucurkan mulai dari Rp 29 juta hingga Rp 1,5 miliar, tergantung kebutuhan revitalisasi masing-masing sekolah. Untuk progresnya sendiri tujuh TK Negeri yang menggunakan mekanisme penunjukan langsung sudah selesai dikerjakan. Sedangkan yang menggunakan mekanisme lelang dan DAK belum memasuki proses pembangunan.

“Yang melalui proses lelang diantaranya pembangunan pagar dan gapura TK Negeri Polaman dengan anggaran Rp 299 juta. Saat ini masih dalam tahap pembuatan kontrak. Sedangkan pengadaan UGB TK Negeri Ngaliyan yang memakan anggaran Rp 1,5 miliar sudah selesai lelang namun belum masuk proses pembangunan,” ujarnya.

Baca juga:  Satpol PP Kota Semarang Akhirnya Segel Kos Mesum

Dirinya menambahkan, pemerintah pusat juga memberikan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) senilai Rp 2,3 miliar. Untuk target pengerjaanya sendiri memakan waktu 3 bulan dimulai Juni lalu. Saat ini progresnya telah berjalan 20 persen.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Gunawan Sapto Giri menuturkan, program revitaslisasi merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan untuk memperbaiki kualitas sarana dan prasarana sekolah. Tidak hanya TK atau KB saja, namun SD dan SMP juga mendapat program revitalisasi. Dirinya berharap dengan adanya program tersebut dapat menambah kenyamanan siswa dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah,

“Kami targetkan tahun ini semua proyek revitalisasi sekolah yang kami usulkan dapat selesai mengingat tahun anggaran yang memang selesai akhir tahun 2019 nanti. Semoga saja bermanfaat dan dapat dipergunakan yang baik untuk siswa dalam kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya. (akm/zal)

Baca juga:  Sekali Riding Bisa Diikuti 200 Cyclist

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya