alexametrics

Ribuan Mahasiswa UIN Walisongo Jadi Kader Koperasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM RI melakukan reformasi koperasi. Salah satunya dengan memperbaiki dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di dalamnya. Termasuk untuk tingkat mahasiswa.

“Karena itulah, kami bekerja sama dengan pihak kampus. Kali ini dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo untuk memberikan pelatihan koperasi baik mengenai bagaimana operasional, jenisnya, sumber dayanya dan lainnya. Selain itu memperkenalkan koperasi berbasis syariah kepada mahasiswa,” kata Kepala Deputi Pengembangan SDM, Kemenkop UKM RI, Nuri Nuryanto saat menggelar pendidikan dan pelatihan koperasi pada 4.500 anggota Koperasi Mahasiswa (Kopma) UIN Walisongo Semarang, Rabu (4/9) kemarin.

Dengan adanya pelatihan tersebut, jelasnya, maka ribuan mahasiswa UIN Walisongo menjadi kader koperasi. Ini sangat berharga, karena mahasiswa merupakan pilar penting dalam perekonomian negara melalui koperasi.

Baca juga:  UIN Walisongo Lakukan Rukyatul Hilal di Empat Lokasi

“Saat ini, lulusan universitas tidak hanya dibekali ilmu secara teoritis. Namun perlu adanya soft skill yang menunjang kemampuan diri di masa depan,” tandasnya.

Dirinya menjelaskan bahwa Kopma merupakan tempat yang tepat bagi para mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pengendalian diri dan mengelola organisasi dengan baik. “Kami bangga, ternyata banyak mahasiswa baru sudah tertarik belajar koperasi. Semakin banyak calon anggota Kopma, semakin banyak menghasilkan pengurus koperasi handal yang kelak menjadi pengusaha dari kalangan koperasi,” jelasnya.

Apalagi pada era 4.0 sekarang ini, jelasnya, sedikit perusahaan atau badan usaha yang mampu berdiri sendiri. Koperasi masih dapat berdiri tegak dengan adanya kekuatan kebersamaan dari para anggota. “Marilah seluruh mahasiswa mambantu negara meningkatkatkan perrkonomian melalui koperasi,” lanjutnya.

Baca juga:  Berbeda Warna Itu Indah Jika Toleran

Sementara itu, Wakil Dekan 3 Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo, Ahmad Izzudin menuturkan pelatihan ini dapat menjadi pegangan mahasiswa untuk mengembangkan Kopma. “Tepat untuk latihan bisnis sebelum terjun pada dunia koperasi sesunggguhnya,” katanya. (akm/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya