alexametrics

Belasan Tim Sepeda International Siap Ambil Bagian

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Jelang ajang balap sepeda Friendly International Race yang merupakan bagian dari gelaran Tour de Borobudur 2019, Union Cycliste Internationale (UCI) menggelar sertifikasi rute untuk memastikan rute yang akan dilalui para peserta aman dan siap untuk digunakan.

UCI menyebut tidak ada masalah berarti baik dari segi kontur jalan, maupun elevasi dari rute Semarang-Candi Borobudur yang akan dilewati para peserta.“Awareness dari masyarakat saja yang perlu diperhatikan, sehingga nanti saat kompetisi dimulai, selain menikmati, masyarakat juga bisa memberi ruang jalannya kompetisi,” kata Komisioner UCI, Jamaludin Bin Mahmood, Senin (2/9).

Jamal mengatakan, pihaknya hanya mengimbau kepada panitia untuk memberi informasi sejak dini tentang adanya kompetisi tersebut. Dengan demikian harapannya masyarakat tau dan mendukung kegiatan yang juga bagian promosi Jawa Tengah itu.

Baca juga:  Parkir Liar, 35 Motor Ditilang, 16 Helm Disita

Koordinator kegiatan Tour de Borobudur Hendra Dharmanto mengungkapkan, Kategori Friendly International Race ini baru pertama kali digelar Tour de Borobudur. Balap sepeda yang melibatkan para cyclist mancanegara itu akan digelar 28-29 Oktober 2019 mendatang.

Para pembalap akan menempuh jarak 250 km dari Semarang ke Borobudur membelah keindahan alam Jawa Tengah untuk memperebutkan hadiah total 250 juta rupiah.“Saat ini sudah ada sekira 15 tim sepeda internasional yang dipastikan ikut. Ini yang pertama kali digelar, ini sekaligus mengawali International Race Tour de Borobudur 2020, semuanya kita uji saat ini,” kata Hendra.

Beberapa tim yang memastikan diri untuk menaklukan rute di Jawa Tengah antara lain, St George dari Australia, Go for gold dari Philippine, Sapura dari Malaysia, TSG dari Malaysia, Nex CCN Singapore, Taiyuan Miogee Cycling tim dari China serta sejumlah tim dari benua biru Eropa.

Baca juga:  ISSI Jateng Siap Gelar Lomba Sepeda

Sementara itu, terkait pengamanan pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, baik dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, Balai Besar Jalan dan Jasamarga. Hendra berharap ajang balap sepeda yang menjadi bagian Tour de Borobudur tersebut bisa terselenggara dengan maksimal sebagai acuan international race yang akan datang. (bas/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya