alexametrics

BI Tertibkan 6 Money Changer Tak Berizin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah (KPwBI) telah menertibkan money changer tidak berizin. Penertiban tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan PBI nomor 18/20/PBI/2016 tentang Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) Bukan Bank atau money changer.

“Kini semua KUPVA BB harus berizin sesuai ketentuan Bank Indonesia,” kata Kepala Grup Sistem Pembayaran PUR, Layanan dan Administrasi BI Jawa Tengah, Anton Daryono.

Menurutnya, penertiban enam money changer tersebut, dilakukan dengan menggandeng kepolisian sebagai bentuk implementasi dari Tim Penanggulangan Pelanggaran dan/atau Tindak Pidana di Bidang Sistem Pembayaran (TP2TPSP).

“Sebelumnya, BI telah melakukan pendekatan secara persuasif agar mengajukan perizinan. Penertiban ini dilakukan dengan melakukan penempelan stiker penertiban dan surat pernyataan dari penyelenggara untuk menghentikan kegiatan usaha penukaran valuta asing dan mengurus perizinan ke BI,” katanya, kemarin.

Baca juga:  Warga Tambak Mulyo Tukar Sampah Jadi Sembako

Kepada money changer yang dikenakan pemasangan stiker penertiban di lokasi usaha dilarang keras merusak, melepas atau memindahkan stiker penertiban dimaksud, dengan ancaman pidana sesuai Pasal 232 KUHP. Sampai dengan saat ini, di wilayah kerja KPwBI Provinsi Jawa Tengah terdapat 25 Kantor Pusat  KUPVA BB berizin dengan 11 kantor cabang dan 12 kantor cabang KUPVA BB dengan kantor pusat di luar wilayah kerja KPwBI Provinsi Jateng.

“Untuk memudahkan masyarakat mengenali KUPVA BB berizin, dalam pemasangan papan nama diwajibkan untuk mencantumkan nomor izin usaha dari BI. Selain itu KUPVA BB juga wajib memasang sertifikat izin usaha dan logo resmi yang dapat dilihat oleh nasabah,” jelasnya.

Baca juga:  Truk Tertahan Pohon, Pemilik Warung Selamat

Pada logo KUPVA BB resmi, lanjut dia, terdapat QR code yang berisi tentang profil KUPVA BB yang bisa diakses melalui aplikasi QR Code pada smartphone. Sertifikat dan logo resmi ini wajib dipasang baik pada kantor pusat maupun kantor cabang KUPVA BB.

“Kami juga mengimbau bertransaksi di KUPVA BB berizin dan menginformasikan ke kantor BI terdekat atau melalui call center BI 131 jika menemukan pihak-pihak yang diduga melakukan kegiatan penukaran valuta asing tanpa izin,” pungkasnya. (den/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya